← Beranda
Faktor Kenyamanan! Cahya Supriadi Masuk Radar Timnas Indonesia, PSIM Langsung Ikat Kontrak Baru
Diar Candra Tristiawan• Sabtu, 6 Juni 2026 | 15.34 WIB
PSIM Jogja resmi memperpanjang kontrak Cahya Supriadi hingga 2028. Kiper Timnas Indonesia itu tampil impresif sepanjang musim lalu. (Dok. PSIM)

JawaPos.com – PSIM Jogja memastikan masa depan Cahya Supriadi tetap bersama Laskar Mataram. Kiper Timnas Indonesia itu resmi memperpanjang kontrak hingga 2028 setelah tampil impresif sepanjang Super League 2025-2026 dan masuk radar pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.

Musim 2025-2026 menjadi musim perdana PSIM di level teratas sepak bola Indonesia setelah 20 tahun. Pada musim tersebut, PSIM finis di posisi ke-11 dengan koleksi 45 poin.

Dikutip dari situs resmi liga, Cahya mendapat perpanjangan kontrak hingga musim panas 2028 mendatang atau dua musim ke depan.

“Alasan kita mempertahankan Cahya adalah karena performanya di musim lalu memang cukup bagus. Meskipun terkadang pasang surut, secara keseluruhan penampilannya memuaskan untuk ukuran kiper muda seperti dia,” kata General Manager PSIM, Steven Sunny, dikutip dari situs liga.

Kiper berusia 23 tahun tersebut tercatat tampil sebanyak 32 kali dari total 34 pertandingan di Super League 2025-2026. Cahya berhasil membukukan 107 penyelamatan, 1 assist, dan melepas 595 umpan sukses dari 797 percobaan.

Selain itu, Cahya juga andal dalam menghadapi penalti. Pada musim 2025-2026, Cahya menggagalkan tiga dari sembilan penalti yang dihadapinya. Artinya, persentase keberhasilannya dalam menghalau penalti mencapai 33,3 persen.

Musim 2025-2026, hanya ada tiga kiper yang berhasil menggagalkan penalti sebanyak tiga kali. Selain Cahya, terdapat Igor Rodrigues (Persita Tangerang) dan Mike Hauptmeijer (Bali United).

Kemampuan membaca arah eksekusi serta ketenangannya itulah yang membuat Cahya mendapat atensi dari pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Herdman pun menyertakan Cahya dalam seleksi Timnas Indonesia pada eranya.

Manajemen PSIM juga memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan karier internasional Cahya yang mendapat kepercayaan dari tim nasional senior.

Baca Juga: Terima Kasih Dedikasi Kapten Persebaya Surabaya, Pesan Terakhir Bernardo Tavares Mengiringi Kepergian Bruno Moreira

“Hal tersebut juga menjadi suatu kebanggaan bagi kita karena dia dipanggil oleh timnas. Meski tidak bergabung untuk laga FIFA Matchday, kemungkinan besar dia masih memiliki peluang untuk ikut AFF,” ungkap Steven.

“Jadi, kita memang tidak hanya menginginkan pemain yang siap bermain, tetapi kita juga ingin memiliki pemain potensial yang bisa dikembangkan. Salah satu contohnya adalah Cahya,” lanjutnya.

Di sisi lain, Cahya mengatakan selama tinggal di Jogja dirinya merasa cocok. Kiper asal Karawang itu juga memboyong keluarganya.

“Alasan utama saya memperpanjang kontrak karena saya sudah merasa sangat nyaman berada di Jogja. Kenyamanan ini saya rasakan, baik dari kotanya maupun dari segala atmosfer sepak bolanya yang telah saya lalui selama satu musim ini,” ujarnya.

“Keluarga terus mendampingi dan mendukung saya di sini, sehingga proses negosiasi dapat berjalan dengan lancar hingga saya sepakat untuk bertahan dua musim ke depan,” jelas Cahya.

EDITOR: Hendra