JawaPos.com - Kiper PSIM Jogja Cahya Supriadi menyambut musim kompetisi mendatang dengan optimisme tinggi. Memasuki tahun kedua bersama tim berjuluk Laskar Mataram, dia memiliki target besar untuk tampil lebih konsisten sekaligus membantu tim meraih hasil yang lebih baik dibanding musim sebelumnya.
Bagi Cahya Supriadi, musim kedua bersama PSIM menjadi momen penting untuk menunjukkan perkembangan performa. Pengalaman yang didapat selama satu musim terakhir dinilai menjadi bekal berharga untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat pada kompetisi mendatang.
Tak hanya fokus pada peningkatan kemampuan pribadi, Cahya Supriadi juga ingin memastikan dirinya dapat terus memberikan kontribusi maksimal bagi tim. Salah satu target yang ia pasang adalah mempertahankan posisinya sebagai kiper utama PSIM Jogja.
Baca Juga: Head to Head Persib Bandung Hadapi Lawannya di Grup B ASEAN Club Championship 2026/2027
Menurut dia, konsistensi menjadi faktor utama bagi seorang penjaga gawang. Selain dituntut tampil baik di setiap pertandingan, seorang kiper juga harus mampu menjaga kepercayaan pelatih dan rekan setim melalui performa yang stabil sepanjang musim.
“Masuk ke musim kedua, harapan saya adalah bisa tampil konsisten untuk mempertahankan posisi sebagai kiper utama dan selalu memberikan kontribusi terbaik bagi tim,” ujar Cahya.
Semangat yang dimiliki Cahya juga tidak lepas dari berbagai pandangan yang berkembang di kalangan publik. Dia menyadari masih ada pihak yang meragukan kemampuan timnya untuk bersaing di level yang lebih tinggi pada musim depan.
Baca Juga: Semen Padang FC Pertahankan Tiga Pemain Lama untuk Liga 2 Musim Depan
Namun, alih-alih menjadikan keraguan tersebut sebagai tekanan, Cahya memilih menjadikannya sebagai bahan bakar motivasi. Dia percaya seluruh pemain memiliki tekad yang sama untuk membuktikan kualitas PSIM Jogja di atas lapangan.
Menurut Cahya, pembuktian terbaik bukan dilakukan melalui pernyataan atau janji, melainkan lewat kerja keras dan hasil nyata saat kompetisi berlangsung. Karena itu, fokus utama tim saat ini adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin agar mampu tampil kompetitif sejak awal musim.
“Saya tahu, saat ini banyak pihak yang meragukan kami, tetapi hal itu justru menjadi motivasi besar. Kami ingin membuktikan kemampuan terbaik di lapangan dan membawa PSIM Jogja bersaing ketat di papan tengah hingga papan atas kompetisi,” kata Cahya.
Target yang diungkapkan Cahya menunjukkan bahwa PSIM Jogja tidak sekadar ingin menjadi peserta kompetisi. Tim berambisi untuk tampil lebih kompetitif dan mampu bersaing dengan klub-klub lain yang memiliki kekuatan besar.
Kepercayaan diri tersebut tentu harus dibarengi dengan kerja keras, peningkatan kualitas permainan, serta kekompakan seluruh elemen tim. Jika mampu menjaga konsistensi performa sepanjang musim, peluang PSIM Jogja untuk meraih hasil positif terbuka cukup lebar.
Bagi Cahya, musim depan bukan hanya tentang mempertahankan tempat di bawah mistar gawang, tetapi juga tentang membuktikan bahwa dirinya dan tim layak mendapatkan kepercayaan lebih besar dari para pendukung.
Baca Juga: Jadi Kapten Real Madrid, Valverde Muncul dengan Bekas Luka akibat Insiden dengan Tchouameni
Dengan motivasi yang tinggi dan target yang jelas, ia berharap PSIM Jogja dapat menorehkan pencapaian yang membanggakan dan menjadi salah satu tim yang diperhitungkan dalam persaingan kompetisi mendatang.