JawaPos.com — Persebaya Surabaya kehilangan empat pemain asing seusai Super League 2025/2026 setelah Bruno Paraiba, Gustavo Fernandes, Pedro Matos, dan Milos Raickovic resmi berpamitan kepada Bonek melalui media sosial.
Kepergian mereka membuat Green Force kini hanya menyisakan dua pemain asing yang dipastikan bertahan dan lima nama lain yang masih menunggu keputusan manajemen.
Baca Juga: Resmi! Persebaya Surabaya Amankan 2 Pemain Asing, Total Harga Pasaran Tembus Rp 11,73 Miliar
Persebaya Surabaya menutup musim dengan hasil manis usai membantai Persik Kediri 5-0 pada laga terakhir di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (23/5/2026).
Namun, euforia kemenangan tersebut tidak berlangsung lama karena satu per satu pemain asing mulai mengucapkan salam perpisahan.
Mengapa Empat Pemain Asing Memilih Berpisah dengan Persebaya Surabaya?
Empat pemain asing Persebaya Surabaya resmi mengakhiri kebersamaan mereka setelah kompetisi berakhir. Mereka adalah Bruno Paraiba, Gustavo Fernandes, Pedro Matos, dan Milos Raickovic.
Bruno Paraiba menjadi pemain pertama yang menyampaikan salam perpisahan pada Minggu (24/5/2026).
Penyerang asal Brasil itu mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh elemen klub meski harus menerima keputusan manajemen yang tidak memperpanjang kerja samanya.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua suporter dan semua yang menjadi bagian dari Persebaya. Terima kasih atas kasih sayang dan dukungannya selama 5 bulan terakhir ini,” tulis Bruno Paraiba.
Bruno juga mengungkapkan cedera yang dialaminya pada Januari menjadi salah satu faktor yang memengaruhi masa depannya. Setelah berdiskusi dengan pelatih dan manajemen, klub memutuskan tidak melanjutkan kontraknya.
Selama memperkuat Persebaya Surabaya di paruh musim Super League 2025/2026, Bruno tampil dalam 11 pertandingan. Ia mencatatkan lima gol, dua assist, dan mengumpulkan 328 menit bermain.
Bagaimana Kontribusi Gustavo Fernandes dan Pedro Matos?
Gustavo Fernandes juga mengumumkan perpisahan pada hari yang sama dengan Bruno. Bek asal Brasil yang bergabung pada 10 Januari 2026 itu mengaku akan selalu mengenang enam bulan kebersamaannya bersama Green Force.
“Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua staf, pelatih, dan para pemain atas 6 bulan yang telah kita lalui bersama. Baik di saat senang maupun sulit, saya akan selalu membawa masa ini dalam hidup saya selamanya,” tulis Gustavo Fernandes.
Dipetik dari Transfermarkt, pemain dengan harga pasaran Rp 3,91 miliar tersebut turut menyampaikan apresiasi kepada Bonek yang terus memberikan dukungan. Ia menutup pesan perpisahannya dengan kalimat khas Persebaya Surabaya, “Waniii”.
Meski baru setengah musim membela Green Force, Gustavo mencatatkan kontribusi cukup penting. Ia bermain dalam 11 pertandingan, mencetak satu gol, menerima satu kartu kuning, dan membukukan 833 menit bermain.
Pedro Matos menyusul berpamitan pada Kamis (28/5/2026). Pemain yang datang pada 22 Januari 2026 itu mengaku bangga pernah mengenakan seragam Persebaya Surabaya meski perjalanan pribadinya tidak berjalan sesuai harapan.
“Hari ini saya mengucapkan selamat tinggal kepada Persebaya, sebuah klub yang benar-benar besar dengan sejarah yang luar biasa, semangat, dan orang-orang hebat di baliknya,” tulis Pedro Matos.
Pedro juga memberikan penghormatan khusus kepada Bonek dan Bonita yang menurutnya membuat pengalaman bermain di Surabaya menjadi sangat berkesan.
Ia meninggalkan klub dengan catatan 12 pertandingan, dua kartu kuning, dan total 570 menit bermain.
Milos Raickovic Tinggalkan Warisan 2.618 Menit Bermain
Nama terakhir yang mengucapkan salam perpisahan adalah Milos Raickovic. Gelandang asal Montenegro itu menyampaikan pesan emosional melalui akun Instagram pribadinya pada Senin (1/6/2026).
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang di klub (kecuali satu orang) atas dukungan, kepercayaan, dan momen-momen yang kita lalui bersama selama saya berada di Persebaya,” tulis Raickovic.
Raickovic menjadi salah satu pemain asing dengan kontribusi paling besar dalam skuad musim lalu. Ia tampil dalam 33 pertandingan dan menjadi bagian penting perjalanan Persebaya Surabaya hingga mampu bersaing di papan atas klasemen.
“Saya selalu memberikan yang terbaik untuk klub ini dan saya sangat puas dengan musim yang telah kita lalui,” lanjutnya.
Selama berseragam Green Force, Raickovic membukukan tiga gol dan empat assist. Selain itu, ia juga mencatatkan empat kartu kuning dengan total 2.618 menit bermain, menjadikannya pemain dengan menit bermain terbanyak di antara empat nama yang telah berpisah.
Siapa Saja Pemain Asing yang Masih Bertahan?
Di tengah eksodus empat pemain asing tersebut, Persebaya Surabaya sudah memastikan dua pemain tetap menjadi bagian skuad musim depan. Mereka adalah Francisco Rivera dan Jefferson Silva yang kontraknya telah diperpanjang oleh manajemen.
Kehadiran dua pemain tersebut memberi fondasi penting bagi Green Force dalam menyusun kekuatan menghadapi Super League 2026/2027. Keduanya juga termasuk pemain yang tampil konsisten sepanjang musim lalu.
Meski demikian, teka-teki komposisi pemain asing Persebaya Surabaya belum sepenuhnya terjawab. Saat ini masih ada lima pemain asing yang belum mendapatkan pengumuman resmi terkait masa depan mereka.
Situasi tersebut membuat bursa transfer Green Force masih menjadi perhatian besar Bonek.
Manajemen diperkirakan akan segera menentukan nasib lima pemain tersebut sekaligus mulai bergerak mencari amunisi baru untuk memperkuat skuad Bernardo Tavares menghadapi musim depan.
Dengan empat pemain asing sudah resmi hengkang dan dua pemain dipastikan bertahan, Persebaya Surabaya kini memasuki fase penting dalam pembentukan tim.
Keputusan terhadap lima nama yang tersisa berpotensi menentukan wajah baru Green Force pada Super League 2026/2027.