← Beranda
Jelang Lawan PSIM, Marcos Santos Beberkan Kendala yang Bikin Pertahanan Arema FC Goyah
Andre Rizal HanafiJumat, 22 Mei 2026 | 06.43 WIB
Skuad Arema FC. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Performa lini belakang Arema FC mulai menunjukkan perkembangan positif menjelang akhir kompetisi BRI Super League 2025/26. Setelah sempat tampil inkonsisten di beberapa fase musim, tim berjuluk Singo Edan kini perlahan menemukan kestabilan permainan, terutama di sektor pertahanan.

Pelatih Arema FC Marcos Santos mengakui perjalanan timnya musim ini tidak berjalan mudah. Salah satu persoalan terbesar yang dihadapi adalah sulitnya mempertahankan komposisi ideal di lini belakang akibat cedera dan hukuman kartu yang dialami para pemain.

Jelang laga pekan ke-34 menghadapi PSIM Yogyakarta di Stadion Kanjuruhan, Jumat (22/5) sore, Marcos Santos menjelaskan bahwa pergantian pemain yang terus terjadi membuat tim kesulitan membangun chemistry antarpemain belakang.

Baca Juga: Persebaya vs Persik Kediri: Bernardo Tavares Soroti Celah Pertahanan Green Force

Menurut pelatih asal Brasil tersebut, kondisi itu berdampak langsung terhadap konsistensi performa Arema FC sepanjang musim. Pergantian duet bek tengah yang terlalu sering membuat koordinasi pertahanan belum terbentuk secara maksimal.

”Kami mengalami banyak perubahan. Kami tidak bisa menstabilkan bek tengah karena selalu berganti akibat cedera atau kartu,” ujar Marcos Santos.

Meski demikian, dia melihat perkembangan positif dalam beberapa pertandingan terakhir. Para pemain mulai memahami ritme permainan dan mampu menjalankan instruksi dengan lebih baik, terutama saat bertahan menghadapi tekanan lawan.

Baca Juga: Sonny Stevens Yakin Dewa United Bisa Akhiri Musim dengan Kemenangan atas Bali United

Marcos Santos juga memberikan apresiasi kepada seluruh pemain Arema FC yang tetap menunjukkan komitmen tinggi di tengah situasi yang tidak mudah. Menurut dia, kerja keras para pemain dalam latihan menjadi salah satu faktor penting yang membantu tim bangkit di akhir musim.

Dia menilai dedikasi skuad Arema FC pantas mendapatkan penghargaan karena tetap menjaga semangat bertanding hingga kompetisi memasuki pekan terakhir.

”Sebuah kebanggaan memiliki pemain yang tetap berdedikasi sampai akhir musim. Mereka bekerja keras setiap hari untuk memberikan yang terbaik bagi Arema FC,” kata Marcos Santos.

Walau lini belakang mulai membaik, Marcos Santos tetap mewaspadai kekuatan PSIM Yogyakarta. Tim promosi tersebut dinilai memiliki serangan yang cukup terorganisasi, terutama lewat kecepatan pemain di sektor sayap.

Karena itu, Arema FC diperkirakan tetap tampil disiplin agar mampu menutup musim dengan hasil positif di depan pendukung sendiri.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah