← Beranda
PSIS Semarang Rayakan Ulang Tahun ke-94 Bersama Suporter dan Santri di Stadion Jatidiri
Andre Rizal HanafiRabu, 20 Mei 2026 | 01.44 WIB
Perayaan ulang tahun PSIS Semarang. (PSIS)

 

JawaPos.com - Klub kebanggaan Kota Semarang, PSIS Semarang, memperingati hari ulang tahunnya yang ke-94 pada Senin (18/5/2026). Mereka turut menggelar doa bersama dan tasyakuran di Stadion Jatidiri, Semarang.

Acara berlangsung sederhana namun penuh makna dengan melibatkan berbagai elemen yang selama ini dekat dengan perjalanan klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar tersebut.

Kegiatan dimulai pada pukul 19.32 WIB dan berlangsung hingga sekitar pukul 20.30 WIB. Suasana Stadion Jatidiri tampak hangat dengan kehadiran perwakilan manajemen, kelompok suporter, hingga para santri dari Pondok Pesantren Al Bisri.

Baca Juga: Kejutan di Hari Jadi ke-94 PSIS Semarang, Widodo C Putro Resmi Jadi Pelatih Baru Mahesa Jenar

Manajemen PSIS diwakili oleh Wafa Amry dan Reza. Selain itu, pelatih kiper PSIS, I Komang Putra, juga turut hadir dalam kegiatan tersebut. 

Dari tribune stadion, dukungan dan kebersamaan terasa lewat kehadiran dua kelompok suporter besar PSIS, yakni Panser Biru dan Snex.

Momentum ulang tahun kali ini memang tidak dirayakan secara meriah. Namun justru kesederhanaan tersebut menjadi simbol kebersamaan dan harapan baru bagi PSIS Semarang untuk menatap masa depan yang lebih baik.

Baca Juga: Jonathan Bustos bakal Bergabung ke PSIS Semarang, Laskar Mahesa Jenar Tunjukkan Ambisi Besar Kembali ke Super League

Melalui akun Instagram resmi klub, @psisofficial, manajemen menyampaikan pesan khusus terkait perayaan ulang tahun ke-94 tersebut. Dalam unggahan itu, PSIS menegaskan bahwa kebersamaan dan doa menjadi inti dari peringatan tahun ini.

“Merayakan ulang tahun ke-94 tahun dengan cara sederhana, manajemen PSIS mengajak berdoa bersama rekan-rekan suporter Panser Biru, Snex, dan anak-anak Pesantren Al Bisri,” tulis PSIS dalam unggahan resminya.

Manajemen juga berharap kegiatan doa bersama dan tasyakuran ini bisa menjadi awal dari berbagai hal baik untuk perjalanan klub ke depan. 

Di tengah dinamika sepak bola nasional dan tantangan yang dihadapi tim, PSIS ingin menjadikan momen ulang tahun sebagai titik untuk mempererat hubungan antara klub, suporter, dan masyarakat.

“Semoga dengan digelarnya doa bersama dan tasyakuran ini menjadi benih untuk hal baik di masa mendatang,” lanjut pernyataan tersebut.

Salah satu kalimat yang cukup menarik perhatian dalam unggahan itu adalah slogan “kebanggaan tetaplah kebang94an” yang menjadi simbol identitas ulang tahun ke-94 PSIS Semarang tahun ini.

Perayaan sederhana di Stadion Jatidiri itu sekaligus menunjukkan bahwa kekuatan sebuah klub tidak hanya hadir di lapangan pertandingan, tetapi juga melalui hubungan erat antara tim dan para pendukungnya. 

Di usia yang hampir satu abad, PSIS Semarang terus menjaga tradisi kebersamaan yang selama ini menjadi bagian penting dari perjalanan klub.

EDITOR: Edi Yulianto