← Beranda
Duel Madura United dan Persis Solo Lepas Jerat Degradasi Makin Sengit hingga Pekan Terakhir
Edi YuliantoSenin, 18 Mei 2026 | 20.48 WIB
Madura United dan Persis Solo bakal bersaing ketat untuk lepas dari jerat degradasi hingga pekan terakhir Super League 2025/2026. (Dok. Madura United-Persis)

 

JawaPos.com - Bukan hanya perebutan gelar juara Super League 2025/2026, siapa yang bakal terdegradasi juga begitu sengit dan layak dinantikan. Pertanyaannya pun mengerucut ke Madura United dan Persis Solo.

Kedua klub itu memang paling berpeluang besar turun takhta ke Championship musim depan. Salah satu dari mereka bakal menemani Semen Padang dan PSBS Biak yang lebih dulu memastikannya.

Kini, kepastian siapa yang bakal terdegradasi bakal ditentukan di pekan terakhir pada 23 Mei 2026. Madura United akan menjamu PSM Makassar, sedangkan Persis akan mencoba peruntungan mereka di kandang Persita Tangerang.

Peruntungan Madura United dan Persis Solo

Posisi Madura United di klasemen Super League musim ini makin mengkhawatirkan usai takluk 2-1 lawan PSIM Yogyakarta pada laga pekan ke-33 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (17/5) malam.

Baca Juga: Hasil PSIM Yogyakarta vs Madura United 2-1! Laskar Sape Kerrab Terancam Masuk Jurang Degradasi

Pada 45 menit pertama, Madura United sudah tertinggal dua gol lewat aksi Norberto Ezequiel Vidal pada menit ke-18 dan Muhammad Iqbal (34). Laskar Sape Kerrab hanya bisa membalas satu gol pada babak kedua yang dicetak Junior Brandao.

Caretaker Pelatih Madura United Rakhmad Basuki mengakui pada babak pertama PSIM Yogyakarta lebih mengurung. Namun, setelah turun minum, Jordy Wehrmann dan kolega mampu memberikan perlawanan berarti.

"Pertandingan yang luar biasa. Intensitasnya sangat tinggi. Kami ucapkan selamat kepada PSIM yang malam ini dapat tiga poin. Saya juga apresiasi sangat tinggi kepada pemain kami yang tidak berhenti berjuang sampai menit terakhir," ujar RB.

Baca Juga: Prediksi PSIM Yogyakarta vs Madura United, Kemenangan Tim Tamu akan Menjadi Mimpi Buruk Persis Solo

Pemain Madura United, Ilhamsyah, memandang timnya hanya kalah beruntung. Sebab, mereka mampu menciptakan banyak peluang terutama pada babak kedua.

"Pertandingan berjalan sangat menarik ya, saling menyerang, saling counter attack, mungkin PSIM lebih beruntung daripada Madura United," ungkapnya.

Hasil tersebut membuat Madura United hanya unggul satu poin terhadap kompetitor Persis Solo. Salah satu dari kedua tim akan masih dalam bayang-bayang degradasi.

Sementara Persis justru dalam motivasi terbaik mereka, apalagi setelah meraih kemenangan heroik atas Dewa United sebelumnya.

Kemenangan itu diharapkan bisa dilanjutkan saat menghadapi Persita sambil berharap Madura United kembali terpeleset ketika menghadapi PSM.

EDITOR: Edi Yulianto