← Beranda
Prediksi Skor PSIM vs Madura United 17 Mei 2026: Duel Ketat Sarat Tekanan!
Andre Rizal HanafiMinggu, 17 Mei 2026 | 22.49 WIB
PSIM Yogyakarta melakukan persiapan laga. (Istimewa)

JawaPos.com - Pertandingan pekan ke-33 Super League 2025/2026 antara PSIM Yogyakarta dan Madura United dipastikan menjadi salah satu laga paling panas akhir pekan ini.

Duel yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (17/5/2026) malam WIB itu bukan sekadar perebutan tiga poin biasa, melainkan pertaruhan nasib kedua tim dengan kepentingan berbeda.

PSIM ingin menutup laga kandang terakhir musim ini dengan kemenangan di depan ribuan suporternya.

Baca Juga: Dapat Kesempatan Starter! Muhammad Iqbal Siap Antar PSIM Tundukkan Madura United

Sementara Madura United datang dengan tekanan besar demi menyelamatkan diri dari ancaman degradasi yang masih membayangi hingga pekan-pekan terakhir kompetisi.

Atmosfer pertandingan diprediksi berlangsung panas. Tiket pertandingan bahkan dilaporkan sudah habis terjual sejak jauh hari. Dukungan penuh dari publik Bantul diyakini bakal menjadi energi tambahan bagi skuad Laskar Mataram.

Bagi Madura United, laga ini bisa menjadi penentu nasib mereka bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Baca Juga: Borneo FC Datang dengan Tekanan Besar! Fabio Lefundes Fokus Rebut 3 Poin di Jepara

Saat ini tim asal Pulau Madura tersebut berada di posisi ke-15 klasemen sementara dengan koleksi 32 poin. Mereka hanya unggul tipis dari Persis Solo yang masih mengintai di zona degradasi.

Situasi semakin menegangkan setelah Persis berhasil meraih kemenangan pada pekan ke-33. Hasil itu membuat Madura United wajib mencuri poin jika ingin menjaga peluang aman sebelum pekan terakhir dimainkan.

Jika mampu mengalahkan PSIM, Madura United akan mengoleksi 35 poin dan dipastikan selamat dari degradasi.

Namun misi tersebut dipastikan tidak mudah mengingat PSIM tampil cukup solid ketika bermain di kandang sendiri musim ini.

Pelatih PSIM, Jean-Paul Van Gastel, menegaskan timnya tetap memburu kemenangan meski lawan datang dengan motivasi tinggi.

Menurut pelatih asal Belanda tersebut, tidak ada pertandingan mudah di kompetisi Indonesia karena setiap tim memiliki karakter dan kekuatan berbeda.

Van Gastel juga menilai Madura United punya gaya bermain yang cukup efektif, terutama dalam mengandalkan pertahanan rapat dan serangan balik cepat. Hal itu menjadi perhatian utama tim pelatih PSIM jelang pertandingan.

Baca Juga: Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2

Di kubu tuan rumah, PSIM dipastikan kehilangan satu pemain penting yakni Savio Sheva yang harus absen akibat akumulasi kartu kuning.

Kehilangan tersebut tentu cukup berpengaruh mengingat Savio selama ini menjadi salah satu motor serangan tim.

Meski begitu, PSIM masih memiliki beberapa pemain yang bisa menjadi pembeda. Nama seperti Fahreza Suddin, Ze Valente, hingga striker asing Nermin Haljeta diprediksi tetap menjadi andalan untuk membongkar lini belakang lawan.

Selain itu, performa lini belakang PSIM juga cukup menjanjikan dalam beberapa pertandingan terakhir.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Curhat Usai Moto3 Catalunya 2026! Sulit Jinakkan Motor hingga Harus Lewat Q1

Mereka baru saja meraih kemenangan 2-0 atas Malut United pada pekan sebelumnya dan sukses mencatat clean sheet penting.

Sementara itu, Madura United datang dengan kekuatan terbaiknya. Tim asuhan Rakhmat Basuki diperkirakan tetap mengandalkan kecepatan lini serang melalui Fransiskus Alesandro dan kreativitas Lulinha untuk menekan pertahanan PSIM.

Nama Junior Brandao juga masih menjadi tumpuan utama di lini depan. Penyerang asal Brasil tersebut diharapkan mampu memaksimalkan peluang yang didapat, terutama dalam situasi serangan balik cepat yang menjadi ciri khas permainan Madura United belakangan ini.

Meski sempat tampil inkonsisten, Madura United sebenarnya punya modal cukup baik jelang laga ini.

Dalam lima pertandingan terakhir mereka mampu meraih tiga kemenangan, termasuk saat menundukkan Bali United dan Semen Padang.

Baca Juga: Hadapi PSIM, Madura United Wajib Menang untuk Selamat dari Ancaman Degradasi

Namun masalah terbesar Madura United musim ini adalah konsistensi. Mereka kerap gagal menjaga momentum setelah meraih hasil positif.

Kekalahan 1-3 dari Bhayangkara FC pekan lalu menjadi bukti bahwa lini pertahanan mereka masih mudah ditembus saat mendapat tekanan tinggi.

Di sisi lain, PSIM juga tidak sepenuhnya stabil. Dalam lima laga terakhir, mereka hanya meraih satu kemenangan sebelum akhirnya mengalahkan Malut United pekan lalu.

Meski demikian, faktor bermain di kandang dengan dukungan penuh suporter bisa menjadi pembeda penting.

Baca Juga: PSIM vs Madura United: Laskar Mataram Siap Tutup Laga Kandang dengan Kemenangan!

Secara head to head, PSIM juga memiliki kepercayaan diri lebih baik. Pada pertemuan pertama musim ini, mereka sukses menang telak 3-0 di markas Madura United. Hasil itu tentu menjadi modal psikologis yang cukup berharga bagi tim tuan rumah.

Pertandingan diprediksi berlangsung terbuka sejak menit awal. Madura United hampir pasti bermain agresif karena membutuhkan kemenangan untuk menghindari tekanan menuju pekan terakhir.

Sementara PSIM kemungkinan tetap mengandalkan permainan menyerang demi memberikan kemenangan penutup bagi suporternya.

Dengan kondisi kedua tim saat ini, duel diperkirakan berjalan ketat dan penuh tensi. Madura United memiliki motivasi besar untuk bertahan di liga, tetapi PSIM punya keuntungan bermain di kandang dan dukungan suporter yang sangat besar.

EDITOR: Banu Adikara