JawaPos.com - Madura United membawa misi besar saat bertandang ke markas PSIM Yogyakarta pada pekan ke-33 BRI Super League 2025/26. Duel yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (17/5), menjadi laga penting bagi Laskar Sape Kerrab untuk memastikan nasib mereka tetap aman di kasta tertinggi musim depan.
Tim asal Pulau Madura itu datang dengan target yang jelas, yakni membawa pulang tiga poin. Tambahan kemenangan akan membuat Madura United mengoleksi 35 poin dan memastikan diri bertahan di BRI Super League tanpa perlu bergantung pada hasil tim lain di pekan terakhir.
Caretaker pelatih Madura United, Rakhmad Basuki, menegaskan bahwa seluruh pemain memahami pentingnya pertandingan melawan PSIM.
Baca Juga: Persijap Jepara Tak Gentar Hadapi Borneo FC! Mario Lemos Bidik Kemenangan di Kandang
Karena itu, persiapan tim dilakukan dengan serius demi mendapatkan hasil maksimal di Bantul.
Menurutnya, kondisi tim sejauh ini cukup baik dan para pemain menunjukkan fokus tinggi selama persiapan. Ia juga melihat motivasi pemain meningkat karena mereka sadar laga ini bisa menjadi penentu perjalanan klub musim ini.
“Persiapan cukup bagus. Anak-anak fokus pada pertandingan ini, kami sepakat bahwa ini adalah pertandingan penting. Yang jelas, kami harus kerja keras, harus mengeluarkan yang terbaik untuk pertandingan ini, dan kami ingin memastikan bahwa kami ingin tetap di BRI Super League,” ujar Rakhmad Basuki dikutip dari ileague.id.
Baca Juga: PSIM vs Madura United: Laskar Mataram Siap Tutup Laga Kandang dengan Kemenangan!
Madura United memang masih belum sepenuhnya aman dari ancaman degradasi. Saat ini mereka masih bersaing dengan Persis Solo untuk menghindari posisi berbahaya di papan bawah klasemen.
Jika gagal menang atas PSIM, peluang bertahan baru akan ditentukan pada pertandingan terakhir musim ini.
Kemenangan atas PSIM juga akan membuat posisi Madura United tak lagi bisa dikejar Persis Solo. Meski Persis mampu menang pada laga pamungkas dan Madura United kalah, selisih poin tetap tidak akan berubah.
Situasi itu membuat laga kontra PSIM diprediksi berlangsung ketat. Tuan rumah dipastikan tidak ingin kehilangan poin di hadapan pendukung sendiri, sementara Madura United datang dengan tekanan untuk segera mengunci keselamatan.
Di sisi lain, dua tim sudah dipastikan terdegradasi ke Championship musim depan, yakni Semen Padang FC dan PSBS Biak. Satu slot degradasi lainnya kini masih diperebutkan beberapa tim, termasuk Madura United dan Persis Solo.
Baca Juga: Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
Karena itu, pertandingan di Bantul menjadi salah satu laga yang paling menentukan pada pekan ke-33 BRI Super League musim ini.