← Beranda
Van Gastel Ungkap Masalah PSIM: Kuat di Awal, Melemah di Babak Kedua
Andre Rizal Hanafi• Sabtu, 18 April 2026 | 20.25 WIB
Pelatih PSIM Jean Paul Van Gastel. (Istimewa)

 

JawaPos.com - PSIM Yogyakarta kembali gagal meraih hasil positif dalam lanjutan BRI Super League 2025/26. Bertanding di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Jumat (17/4) sore, Laskar Mataram harus mengakui keunggulan tuan rumah Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor 1-2.

PSIM sebenarnya mengawali pertandingan dengan cukup meyakinkan. Tim asuhan Jean Paul Van Gastel mampu tampil menekan sejak menit awal dan langsung membuka keunggulan di menit ke-9. 

Gol tersebut dicetak oleh Savio Sheva melalui tendangan keras yang tak mampu diantisipasi kiper lawan.

Baca Juga: Dukungan Fans Kembali, Bali United Incar Tiga Poin Penting Kontra Malut United

Setelah unggul cepat, PSIM sempat mengendalikan jalannya pertandingan di babak pertama. Beberapa peluang juga berhasil diciptakan, meski tidak ada tambahan gol hingga turun minum.

Namun, situasi berubah drastis di babak kedua. Bhayangkara FC mulai meningkatkan intensitas permainan dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-49 lewat gol Nehar Sadiki. 

Gol tersebut berawal dari situasi bola mati yang gagal diantisipasi dengan baik oleh lini pertahanan PSIM.

Baca Juga: Persis Solo di Ujung Tanduk, Alexvan Djin Siap Tampil Maksimal Lawan Arema FC

Tak butuh waktu lama, tuan rumah berbalik unggul pada menit ke-56. Moussa Sidibe sukses memanfaatkan kelengahan lini belakang PSIM untuk mencetak gol kedua sekaligus memastikan keunggulan Bhayangkara.

PSIM sebenarnya sempat kembali mencetak gol di menit ke-69 melalui Ezequiel Vidal. Namun, harapan untuk menyamakan skor pupus setelah wasit menganulir gol tersebut usai tinjauan VAR. Vidal dinilai berada dalam posisi offside sebelum menerima bola.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk keunggulan Bhayangkara tetap bertahan. Hasil ini tentu menjadi pukulan bagi PSIM. 

Kekalahan tersebut menjadi yang ketiga secara beruntun setelah sebelumnya juga tumbang dari PSM Makassar dan Dewa United Banten FC.

Tak hanya itu, catatan performa PSIM dalam beberapa laga terakhir juga belum membaik. Dari 11 pertandingan terakhir, mereka hanya mampu meraih satu kemenangan, lima hasil imbang, dan lima kekalahan.

Pelatih PSIM, Jean Paul Van Gastel, mengakui timnya tampil cukup baik di babak pertama. Namun, ia menyoroti kelemahan yang kembali muncul di babak kedua, terutama dalam mengantisipasi situasi bola mati.

Baca Juga: Marselino Ferdinan Balik ke AS Trencin, Langsung Antusias Ikut Sesi Latihan

“Di babak pertama kami bermain cukup baik dan mampu menciptakan peluang. Tapi di babak kedua, kami kembali melakukan kesalahan yang sama, terutama dalam mengantisipasi set piece,” ujarnya usai pertandingan dikutip dari ileague.id.

Ia juga menilai gol kedua lawan terjadi akibat buruknya koordinasi pertahanan timnya. Van Gastel berharap kesalahan serupa tidak terus berulang di laga berikutnya.

PSIM kini harus segera bangkit jika tidak ingin semakin terpuruk di papan klasemen.

EDITOR: Banu Adikara