JawaPos.com–Persebaya Surabaya kembali menunjukkan perannya sebagai kawah candradimuka talenta muda Indonesia. Salah satu buktinya terlihat dari aksi gemilang Dava Yunna bersama Timnas Indonesia U-17 yang tampil menggila di ajang Piala AFF U-17 2026.
Dalam laga Grup A yang digelar di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Senin (13/4) malam, Timnas Indonesia sukses membungkam Timor Leste dengan skor telak 4-0. Kemenangan itu terasa makin spesial karena gol penutup lahir dari aksi salto spektakuler pemain binaan Persebaya Surabaya Dava Yunna.
Momen itu terjadi pada menit ke-41 saat Dava Yunna memanfaatkan umpan sundulan dari Sean Rahman. Tanpa berpikir panjang, dia langsung melakukan tendangan salto yang berbuah gol indah dan mengundang decak kagum penonton di stadion yang menyaksikan laga Timnas Indonesia.
Gol Dava Yunna tersebut bukan hanya mempertegas dominasi Timnas Indonesia, tetapi juga menjadi simbol keberanian dan insting tajam seorang pemain muda. Aksi itu sekaligus mengukuhkan nama Dava Yunna sebagai salah satu wonderkid asal Persebaya yang patut diperhitungkan di level Asia Tenggara.
Menariknya, Dava mengaku gol salto tersebut terjadi secara spontan dan bahkan berawal dari candaan rekan setim sebelum pertandingan. Situasi santai di ruang ganti justru berubah menjadi kenyataan manis di atas lapangan.
”Iya, tadi sebelum berangkat teman-teman sempat bilang nanti golin salto, terus bisa kejadian,” kata Dava. Ucapan itu seolah menjadi bukti kepercayaan diri dan suasana tim yang positif mampu melahirkan momen luar biasa.
Dava juga menegaskan tidak memiliki inspirasi khusus saat melakukan aksi akrobatik tersebut. Dia hanya fokus memanfaatkan peluang yang datang dalam sepersekian detik di tengah pertandingan yang berjalan cepat.
Menurut dia, dukungan suporter di stadion juga memberi energi tambahan yang tidak tergantikan. Atmosfer Gelora Joko Samudro membuat para pemain tampil lebih percaya diri dan berani mengambil risiko.
Tak hanya berhenti pada satu momen indah, Dava berharap performanya bersama Timnas Indonesia U-17 bisa terus meningkat di laga berikutnya. Dia ingin memberikan kontribusi lebih besar demi membawa Garuda Muda melangkah jauh di turnamen ini.
Dia juga mengajak para suporter untuk terus hadir dan memberikan dukungan langsung di stadion. Baginya, kehadiran penonton menjadi bahan bakar penting yang mampu meningkatkan semangat juang para pemain muda.
Di balik performa impresifnya, ada peran besar Persebaya Surabaya yang terus memberikan dukungan moral. Klub yang dikenal sebagai Green Force itu tak henti memberi motivasi kepada pemain binaannya yang tengah menjalankan tugas negara.
Dava mengaku mendapat pesan khusus dari keluarga besar Persebaya Surabaya agar tetap fokus dan bekerja keras. Pesan tersebut menjadi suntikan semangat yang membuatnya tampil tanpa beban di lapangan.
”Hehe, ada pesan-pesan sih, harus semangat dan kerja keras, terus berlatih,” jelas Dava. Kalimat sederhana itu ternyata menyimpan dorongan besar yang memengaruhi mental bertandingnya.
Peran Elite Pro Academy (EPA) Persebaya Surabaya juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Dari akademi tersebut, Dava ditempa menjadi pemain yang tidak hanya memiliki teknik, tetapi juga mental kuat dan disiplin tinggi.
Keberhasilan Dava menjadi bukti sistem pembinaan usia muda Persebaya Surabaya berjalan efektif. Mereka tidak hanya mencetak pemain untuk klub, tetapi juga menyumbang talenta bagi Timnas Indonesia.
Lebih jauh, Dava turut memberikan pesan kepada pemain muda lainnya di Indonesia. Dia menekankan pentingnya kerja keras dan pantang menyerah dalam mengejar mimpi bermain di level tertinggi.
”Untuk teman-teman tetap semangat, jangan menyerah dan terus kerja keras,” tutur Dava. Pesan itu terasa relevan di tengah persaingan ketat dunia sepak bola usia muda saat ini.
Apa yang ditunjukkan Dava Yunna menjadi gambaran masa depan cerah sepak bola Indonesia. Dengan dukungan klub seperti Persebaya Surabaya dan semangat juang pemain muda, harapan untuk berprestasi di kancah internasional semakin terbuka lebar.
Baca Juga: Atletico Madrid ke Semifinal Liga Champions meski Barcelona Menangkan Leg Kedua
Kini, publik menantikan aksi-aksi berikutnya dari wonderkid Green Force tersebut bersama Timnas Indonesia U-17. Jika konsisten, bukan tidak mungkin Dava akan menjadi bintang besar yang lahir dari Surabaya untuk Indonesia.