JawaPos.com - Persebaya Surabaya telah berdiri sebagai salah satu klub besar di Indonesia hampir 100 tahun, dan apakah Green Force akan memberikan kebanggaan berupa trofi kepada Bonek dan Bonita?
Jawabannya mungkin sulit terwujud akhir musim ini, di mana Persebaya masih terjebak di posisi 6 dengan torehan 42 poin hingga pekan 27. Mereka masih tertinggal 22 poin dari sang pemuncak klasemen sementara, Persib Bandung.
Dan, ketika pertandingan musim ini hanya menyisakan tujuh laga, maka tambahan maksimal 21 poin (menang tujuh pertandingan) masih belum cukup menggusur Persib dari posisi puncak.
Artinya, Persebaya masih memiliki kesempatan mencobanya musim berikutnya (2026/2027). Kesempatan itu terbuka lebar, apalagi Persebaya akan berulang tahun ke-100 pada musim tersebut.
Jika mengulas sejarah, Persebaya Surabaya lahir pada 18 Juni 1927 dengan nama awal Soerabhaiasche Indonesische Voetbal Bond (SIVB). Klub kebanggaan arek-arek Suroboyo ini didirikan M. Pamoedji dan Paijo sebagai wadah sepak bola bagi pribumi. SIVB kemudian berubah nama menjadi Persibaja (1937), lalu menjadi Persebaya.
Pertanyaannya saat ini, apakah Persebaya mampu mewujudkannya?
Jika manajemen Persebaya konsisten dan bersungguh-sungguh, maka tak ada kata mustahil.
Namun, Bonek maupun Bonita memberikan sudut pandang mereka lewat media sosial.
"Ga bakal selagi beli pemain dengan harga segitu gitu aja," ujar @pu4***
"Musim depan Persija juga mau Juara untuk Kado 500 tahun Jakarta," ucap @jak***
"Wkwk feeling" musim ngarep bakal jor" an, tapi tetep gak yakin lak gae juara, soale pesaing" e kyok persib, persija borneo gak mungkin materi pemain e bakal downgrade, jelase tambah mewah juga," ungkap @mod***
"Wong Persib ae wani tuku mantan bek Serie A & Ligue 1, nek Persebaya isih mode pelit ya ga bakal isok," kata @mul***
"@ivoananda semoga di musim depan bisa bersaing di papan atas," lanjut @far***
"Lha kan wis juara..juara piala dirgantara,juara liga2,juara Piala Kopipah Jatim,juara antar kabupaten australia..penting kan judule juara," canda @edw***
"Bismillah iso...Ayoo Percayakan," tutup @rin***