JawaPos.com–Federico Barba menegaskan bahwa semua laga Persib Bandung adalah final setelah berhasil mengalahkan Bali United di Super League pekan ke-27. Laga yang berakhir dengan skor 3-2 tersebut dimainkan di Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (12/4).
Melawan Bali United tetap menjadi laga yang sulit bagi Federico Barba. Apalagi, sisa tujuh laga hingga akhir musim nanti dianggap sebagai pertandingan final bagi pemain yang mencetak satu gol tersebut.
Selain itu, Federico Barba juga ingin Persib kembali meraih clean sheet setelah kebobolan dua gol dari Bali United. Dia juga ingin membuat sejarah bersama Persib dengan menjadi juara Super League musim ini.
Baca Juga: Jakarta Siap Diserbu Nostalgia, Barcelona Legends vs DRX World Legends di SUGBK
"Jadi ini bukan pertandingan yang mudah, juga karena kita bermain banyak pertandingan sekarang. Semua laga adalah final karena semua tim bermain untuk sesuatu yang penting dan akan menjadi laga berat hingga akhir musim nanti. Kita harus kembali meraih clean sheet dan saya juga ingin membuat sejarah," kata Federico Barba setelah pertandingan yang dikutip dari kanal Instagram @liga1match, Senin (13/4).
Pemain 32 tahun tersebut ingin Persib terus memenangkan pertandingan di sisa tujuh laga yang bagai final. Menjadi pemimpin klasemen sementara Super League membuat Persib harus meraih kemenangan di setiap pertandingan.
"Seperti yang saya katakan bahwa tidak mudah. Kita berlatih bersama dan saling berkomunikasi. Saya berharap kita terus melanjutkan kemenangan. Sekarang semua laga adalah final jadi kita harus meraih tiga poin di setiap pertandingan karena kita sekarang berada di puncak klasemen," tandas Barba.
Baca Juga: Ketum PSSI Erick Thohir: Piala Presiden 2026 Bisa Gunakan Format Baru
Di lini belakang, Barba menampilkan performa yang sangat tangguh meski Persib kebobolan dua gol. Melihat statistik permainannya dari laman I League, bek asal Italia tersebut melakukan enam intersep dan satu clearance.
Persib menjadi pemuncak klasemen sementara dengan 64 poin. Di laga selanjutnya, tim asuhan Bojan Hodak menghadapi Dewa United pada 20 April.