← Beranda
Kemenangan Tipis atas PSIM, Egy Sebut Chemistry Tim Dewa United Makin Kuat
Andre Rizal HanafiMinggu, 5 April 2026 | 18.13 WIB
Pemain Dewa United Egy Maulana Vikri. (Istimewa)

 

JawaPos.com–Kemenangan tipis yang diraih Dewa United Banten FC atas PSIM Jogjakarta menjadi bukti pentingnya kerja sama tim di atas lapangan. Laga super league di Banten International Stadium, Jumat (3/4), Dewa United menang 1-0 lewat gol penalti Alex Martins.

Sorotan memang sempat mengarah kepada Egy Maulana Vikri yang dinobatkan sebagai Player of the Match laga super league Dewa United vs PSIM Jogjakarta. Namun, pemain bernomor punggung 10 tersebut justru memilih merendah dan menegaskan bahwa kemenangan tim adalah hasil kerja kolektif, bukan individu.

Sepanjang pertandingan, Egy tampil aktif dalam membangun serangan dan menjadi motor permainan Dewa United. Pergerakannya kerap merepotkan lini pertahanan PSIM, meski gol kemenangan laga super league itu akhirnya datang dari titik putih.

Baca Juga: Target Gila Beckham Putra dan Adam Alis, Bawa Persib Bandung Pesta Gol ke Gawang Semen Padang!

Menurut Egy, laga melawan PSIM bukan pertandingan yang mudah. Dia menilai lawan memberikan tekanan dan perlawanan yang cukup menyulitkan hingga peluit akhir dibunyikan. Baginya, detail kecil dalam permainan menjadi faktor pembeda dalam hasil akhir.

”PSIM bermain bagus, kami juga bermain bagus. Sepak bola kadang ditentukan oleh kesalahan kecil, dan kami bersyukur bisa menjaga konsistensi,” ujar Egy usai laga dikutip dari ileague.id.

Selain itu, Egy juga menyoroti chemistry antar pemain yang dinilainya semakin solid. Dia mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan tim terletak pada komunikasi dan saling menutupi kekurangan di lapangan.

Baca Juga: Ernando Ari dan Bruno Moreira Absen! Ini Starting Line Up Persebaya Surabaya vs Persita Tangerang di Gelora Bung Tomo

Dalam situasi tertentu, ketika ada pemain melakukan kesalahan, rekan setim lain langsung memberikan dukungan dan menutup celah yang ada. Hal ini dinilai menjadi faktor penting yang membuat Dewa United mampu meredam agresivitas PSIM sepanjang pertandingan.

”Kami bermain sebagai satu kesatuan. Kalau ada kesalahan, pasti ada yang membantu. Itu penting dalam sepak bola,” tambah Egy.

Lebih jauh, Egy menyebut kemenangan ini memberikan dorongan moral yang besar bagi tim untuk menghadapi laga berikutnya. Dia menekankan bahwa setiap pemain harus siap memberikan performa terbaik saat dipercaya pelatih.

Bagi Egy, kepercayaan yang diberikan harus dibalas dengan permainan maksimal agar bisa tampil lebih lepas dan percaya diri di lapangan. Tambahan tiga poin dari laga ini membuat Dewa United tetap menjaga posisi di papan atas klasemen.

Selain itu, tren positif di kandang sendiri juga terus terjaga, menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah