JawaPos.com — Empat pemain dikabarkan hengkang dari Persebaya Surabaya sehingga bisa hemat Rp 14,77 miliar menjadi isu panas yang mengiringi pergerakan Green Force pada paruh musim 2025/2026.
Setelah meresmikan tiga rekrutan anyar, manajemen Persebaya Surabaya juga terindikasi melakukan perombakan dengan melepas sejumlah pemain dari skuad utama.
Langkah ini dinilai sebagai strategi penyeimbangan komposisi tim sekaligus efisiensi anggaran.
Jika empat nama tersebut benar-benar hengkang, Persebaya Surabaya berpotensi menghemat total nilai pasar hingga Rp 14,77 miliar.
Dime Dimov
Nama pertama yang santer dikabarkan angkat kaki adalah Dime Dimov, bek asal Makedonia Utara dengan harga pasaran Rp 6,08 miliar.
Isu kepergiannya mencuat setelah akun Instagram @lambeturah_bola02 menyebut sang pemain bakal out dari Persebaya Surabaya.
Dalam unggahan Instagram Story pada Selasa (6/1/2026), akun tersebut menulis, “Dime Dimov dikabarkan akan out dari Persebaya dan digantikan oleh pemain asing lainnya yang sedang bermain di luar Indonesia.”
Kabar ini menguatkan spekulasi Persebaya Surabaya kembali berburu bek asing baru.
Indikasi lain muncul dari bocoran akun @serdadumerahputih_1945 yang menampilkan lima pemain Balkan milik Persebaya Surabaya.
Dalam unggahan Senin (22/12/2025), akun tersebut menuliskan kode, “Dua stay, Dua Out, Satu 50:50,” tanpa menyebut nama secara spesifik.
Dari lima pemain Balkan itu, Dime Dimov disebut-sebut masuk dalam daftar yang berpotensi hengkang. Situasi ini membuat posisinya kian tidak aman di lini belakang Green Force.
Milos Raickovic
Nama kedua yang masuk radar keluar adalah Milos Raickovic, gelandang asal Montenegro dengan nilai pasar Rp 3,48 miliar. Isu ini kembali bersumber dari akun @serdadumerahputih_1945 yang memberi sinyal perpisahan.
Pada Selasa (6/1/2026), akun tersebut mengunggah foto Milos Raickovic dengan latar lagu Sayonara. Unggahan ini ditafsirkan sebagai kode kuat sang gelandang bakal dilepas Persebaya Surabaya.
Jika benar hengkang, Milos Raickovic menjadi salah satu pemain asing yang terdepak dalam perombakan paruh musim. Kepergiannya juga membuka ruang bagi masuknya gelandang baru sesuai kebutuhan tim.
Diego Mauricio
Pemain ketiga yang kans meninggalkan Persebaya Surabaya adalah Diego Mauricio, penyerang asal Brasil dengan harga pasaran Rp 3,91 miliar. Kabar terbaru menyebut sang pemain diminati klub India, East Bengal.
Akun Instagram @liga_dagelann menulis dalam unggahan Minggu (11/1/2026), “Bursa Transfer. Diego Maurício diminati oleh East Bengal dia kemungkinan bakal dilepas Persebaya.” Isu ini langsung menarik perhatian pendukung Green Force.
Potensi hengkangnya Diego Mauricio juga diperkuat kabar evaluasi performa. Akun @serdadumerahputih_1945 menyebut Diego Mauricio bersama Mihailo Perovic masuk daftar penilaian karena belum menunjukkan ketajaman.
Dalam unggahan Selasa (6/1/2026), akun tersebut menulis, “CAK GITO & CAK ROFIK BELUM TAJAM, KEDUANYA DIKABARKAN MASUK EVALUASI PERSEBAYA.” Akun itu menambahkan, “Salah satu dari keduanya kabarnya akan tersisih.”
Rendy Oscario
Nama terakhir dalam daftar adalah kiper lokal Rendy Oscario dengan harga pasaran Rp 1,30 miliar. Ia dikabarkan bakal dipinjamkan ke Madura United demi mendapatkan menit bermain.
Akun @transfernews_ft mengabarkan, “BREAKING NEWS. Kiper lokal milik Persebaya Surabaya, Rendy Oscario Sroyer (27), kabarnya akan dipinjamkan ke Madura united foot.” Unggahan tersebut muncul pada Minggu (11/1/2026).
Meski belum terkonfirmasi, peluang peminjaman Rendy Oscario terbilang besar. Selama berseragam Persebaya Surabaya, eks kiper Persita Tangerang itu nyaris tak mendapat kesempatan tampil.
Di sisi lain, Madura United memang membutuhkan tambahan penjaga gawang. Laskar Sapeh Kerrab saat ini berada di peringkat 13 dengan 17 poin dan selisih gol -6.
Kiper utama Miswar Saputra sudah kebobolan 20 gol dari 14 laga, sementara dua kiper lain mencatatkan total empat penampilan. Kehadiran Rendy Oscario diharapkan membantu memperbaiki sektor pertahanan mereka.
Jika keempat pemain tersebut benar-benar hengkang, Persebaya Surabaya bukan hanya merombak komposisi tim.
Manajemen juga berpeluang menghemat anggaran hingga Rp 14,77 miliar untuk dialokasikan pada rekrutan yang lebih sesuai kebutuhan.