JawaPos.com — Apes tampaknya jadi kata yang pas untuk menggambarkan nasib Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia saat ini. Setelah kekalahan tipis 2-3 dari Arab Saudi di laga perdana putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, posisi mantan bintang Barcelona itu kembali digoyang.
Publik sepak bola Tanah Air dibuat kecewa oleh hasil tersebut, meski permainan Garuda dinilai sudah menunjukkan perlawanan berarti.
Namun, di tengah kekecewaan, suara-suara keras yang meminta Kluivert segera diganti makin nyaring terdengar di media sosial.
Tagar #KluivertOut kembali jadi trending di platform X setelah kekalahan itu.
Tak sedikit fans yang mulai menyerukan agar PSSI mempertimbangkan opsi paling emosional: memanggil kembali Shin Tae-yong untuk menukangi Timnas Indonesia.
Sorotan terhadap Kluivert sejatinya bukan hal baru. Sejak kekalahan dari Australia dan Jepang, bahkan kegagalan menembus Piala Dunia 2026 lewat jalur putaran ketiga, pelatih asal Belanda itu terus jadi bulan-bulanan kritik.
Harapan besar yang dulu disematkan padanya kini berubah jadi tekanan berat. Banyak yang menilai gaya permainan Kluivert belum cocok dengan karakter pemain Indonesia yang mengandalkan semangat juang dan kecepatan.
Skenario pergantian pelatih kini kembali mengemuka jelang laga kedua kontra Irak yang digelar Sabtu (11/10/2025) waktu Arab Saudi. Bila hasilnya kembali buruk, posisi Kluivert bisa saja benar-benar di ujung tanduk.
Di tengah tekanan itu, muncul kembali ramalan lama dari Denny Darko yang kini jadi sorotan publik.
Ahli tarot itu sudah sejak Maret 2025 memprediksi adanya kemungkinan besar pergantian pelatih di tubuh Timnas Indonesia bila Kluivert gagal memenuhi target Piala Dunia.
Melalui video di kanal YouTube-nya, Denny mengatakan bukan hal mustahil jika Shin Tae-yong akan kembali ke kursi pelatih Garuda.
Ia menegaskan, prediksi tersebut bukan baru dibuat sekarang, melainkan sudah diucapkan berbulan-bulan sebelumnya.
“Kalau kalian enggak percaya silakan nonton di konten saya jauh sebelum ini. Saya sudah katakan kalau Shin Tae-yong akan kembali,” ujar Denny Darko dikutip dari kanal Youtubenya, Sabtu (11/10/2025).
Ramalan itu kini terasa relevan dengan situasi terkini Timnas Indonesia. Hasil-hasil yang belum konsisten di bawah Kluivert membuat banyak pihak mulai percaya prediksi Denny bisa saja jadi kenyataan.
Denny juga menilai, kembalinya Shin Tae-yong justru bisa membawa dampak positif bagi tim nasional.
Menurutnya, pelatih asal Korea Selatan itu tidak akan terburu-buru membuktikan diri, melainkan mempersiapkan tim dengan lebih matang untuk kesempatan berikutnya.
“Malah bagus, Shin Tae-yong enggak harus membuktikan saat itu juga. Jadi dia punya waktu untuk mempersiapkan pembuktian yang berikutnya,” ujar Denny dalam pernyataannya.
Ucapan itu seolah menjadi gambaran realistis dari perjalanan karier Shin Tae-yong di Indonesia.
Ia sudah menanamkan fondasi kuat, membawa Timnas melangkah jauh di berbagai ajang, dan menumbuhkan harapan baru bagi sepak bola nasional.
Tak heran jika publik merasa masih ada keterikatan emosional antara STY dan Indonesia. Banyak fans menilai, meskipun sudah berpisah, hubungan keduanya belum benar-benar selesai.
Menurut Denny Darko, jika STY kembali, itu akan menjadi hubungan simbiosis mutualisme antara pelatih dan negara yang telah membesarkan namanya.
Di Indonesia, Shin Tae-yong sudah menjadi figur yang tidak sekadar pelatih, tapi juga simbol kebangkitan sepak bola nasional.
“Saya pikir ini hubungan mutualisme antara Shin Tae-yong dan Indonesia. Karena di Indonesia dia sudah jadi legenda,” jelas Denny.
Ia menambahkan, peluang STY mengulangi pencapaiannya di negara lain tidak akan semudah di Indonesia. Portofolio dan jejak suksesnya sudah terlanjur melekat kuat bersama Garuda.
“Kalau dia berkarier di negara lain, belum tentu bisa mencetak apa yang dia sudah cetak di Indonesia,” ujarnya menambahkan.
Ramalan ini sontak membuat banyak fans Timnas merasa “deg-degan”. Sebagian berharap prediksi Denny benar, sementara yang lain meminta Kluivert diberi waktu lebih lama untuk membuktikan diri.
Meski begitu, tekanan publik terhadap PSSI tampaknya sulit dibendung. Jika hasil melawan Irak kembali mengecewakan, isu pergantian pelatih hampir pasti jadi kenyataan.
Nasib Kluivert kini benar-benar berada di ujung tanduk. Hanya kemenangan yang bisa menyelamatkannya dari badai kritik dan kemungkinan dipecat lebih cepat dari perkiraan.
Sementara publik menunggu laga kontra Irak, bayangan sosok Shin Tae-yong seolah kembali menghantui kursi pelatih Timnas Indonesia.
Apakah ini pertanda CLBK antara STY dan Garuda akan terjadi lagi? Ramalan Denny Darko kini tinggal menunggu waktu untuk terbukti.