← Beranda
Optimisme Tinggi Nil Maizar! Timnas Indonesia Punya Segalanya Menuju Piala Dunia 2026
Moch. Rizky Pratama PutraRabu, 8 Oktober 2025 | 22.05 WIB
Nil Maizar optimistis Timnas Indonesia bisa berbicara banyak hadapi Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Nil Maizar for JawaPos.com)
 

JawaPos.com — Optimisme tinggi tengah menyelimuti sepak bola Tanah Air jelang duel penting Timnas Indonesia di ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Mantan pelatih Timnas Indonesia, Nil Maizar, percaya skuad Garuda punya segalanya untuk menembus sejarah besar, asalkan mental para pemain tetap kuat dan tak gentar menghadapi tekanan.

Bagi Nil Maizar yang kini menangani Sumsel United di Championship 2025/2026, pertarungan kontra Arab Saudi dan Irak bukan sekadar laga sepak bola.

Ia menyebut pertandingan ini sebagai momen hidup-mati yang bisa menentukan arah sepak bola nasional, apakah Indonesia akan menembus Piala Dunia untuk pertama kalinya atau kembali tertahan di gerbang sejarah.

Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi babak yang sangat krusial bagi skuad asuhan Patrick Kluivert. 

Turnamen mini berformat single round-robin ini mempertemukan tiga negara di tiap grup, dan hanya sang juara grup yang langsung melangkah ke putaran final di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Indonesia tergabung di Grup B bersama Arab Saudi dan Irak, dua tim langganan tampil di ajang terbesar dunia.

Seluruh laga dimainkan di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, yang secara teknis disebut netral, namun atmosfernya tentu lebih menguntungkan bagi tuan rumah Arab Saudi.

Skuad Garuda akan menjalani dua laga penting lebih dulu, masing-masing melawan Arab Saudi pada Kamis (9/10/2025) dan Irak pada Minggu (12/10/2025).

Jadwal ini membuat Indonesia harus tampil tanpa cela, sebab tim lain bisa menghitung strategi di laga terakhir setelah melihat hasil yang diraih Garuda.

Secara hitung-hitungan, target minimal sudah jelas. Dua kemenangan atau enam poin menjadi syarat mutlak bagi Indonesia untuk lolos otomatis ke Piala Dunia 2026.

Kemenangan sekali disertai hasil imbang juga masih membuka peluang besar, meski bergantung pada selisih gol dan hasil laga Arab kontra Irak.

Namun, Nil Maizar menegaskan hitung-hitungan statistik bukan hal utama saat ini. Ia lebih menyoroti aspek mental, keyakinan, dan kemauan pemain untuk berjuang demi bangsa di lapangan.

“Ini pertandingan luar biasa, yang menentukan masa depan bangsa. Kalau kita menang lawan Arab Saudi, peluang ke Piala Dunia terbuka lebar,” ujar Nil Maizar penuh semangat kepada JawaPos.com, Rabu (8/10/2025).

Menurutnya, Indonesia bukan tim yang bisa dianggap remeh. Dari sisi permainan, kemampuan pemain Garuda sudah sejajar dengan lawan-lawannya di Timur Tengah, hanya tertinggal di urutan ranking FIFA saja.

“Iya, kita kalah di peringkat, tapi bukan di permainan. Pemain kita sudah banyak yang main di level tinggi di Eropa. Itu modal besar,” katanya menegaskan.

Nil juga mengingatkan pentingnya peran pelatih Patrick Kluivert dalam meracik strategi dan menanamkan keyakinan kepada para pemain.

Ia percaya Kluivert punya kapasitas untuk membuat tim bermain efektif dan disiplin menghadapi tekanan besar di Jeddah.

“Patrick harus bisa menurunkan taktik yang tepat. Pemain harus bisa aplikasikan strategi dengan sempurna di lapangan,” ucap Nil.

Kemenangan atas Arab Saudi diyakini akan menjadi kunci. Nil menilai laga perdana itu ibarat batu loncatan yang akan menentukan arah perjuangan Indonesia di ronde 4 ini.

“Kalau kita menang lawan Arab, kepercayaan diri akan meningkat. Tapi kalau kalah, tentu berat lawan Irak nanti,” ujarnya.

Meski begitu, Nil tidak ingin para pemain terbebani dengan ekspektasi besar. Ia justru meminta seluruh masyarakat Indonesia untuk memberikan dukungan dan doa agar energi positif bisa sampai ke skuad Garuda di Jeddah.

“Doa itu penting. Kita bicara 280 juta rakyat Indonesia, mungkin 100 juta di antaranya pecinta bola. Kalau semua berdoa dan dukung, pasti semangat anak-anak di lapangan meningkat,” katanya.

Optimisme ini bukan tanpa alasan. Di babak sebelumnya, Timnas Indonesia tampil luar biasa dengan menahan imbang Arab Saudi 1-1 di kandang lawan dan menang 2-0 di GBK.

Hasil itu menjadi bukti konkret Garuda bisa bersaing dengan tim besar Asia.

“Kita sudah buktikan, bisa menahan mereka di kandang dan menang di Jakarta. Artinya, kemampuan itu ada. Tinggal bagaimana mental dan fokus pemain dijaga,” kata pelatih yang kini menukangi Sumsel United tersebut.

Nil menegaskan, sepak bola bukan sekadar permainan 90 menit. Lebih dari itu, sepak bola adalah simbol persatuan dan kebanggaan bangsa.

Karena itu, perjuangan Timnas Indonesia di ronde 4 ini bukan hanya milik 11 pemain di lapangan, tapi seluruh rakyat yang menaruh harapan di dada merah-putih.

“Sepak bola menyatukan segalanya. Ini tentang bangsa dan negara. Jadi, apa pun hasilnya nanti, kita harus tetap bangga dengan perjuangan mereka,” tutur Nil penuh keyakinan.

Skenario terbaik tentu kemenangan di dua laga pembuka. Jika Indonesia bisa mengalahkan Arab Saudi dan Irak, tiket ke Piala Dunia 2026 akan langsung digenggam tanpa menunggu hasil lain.

Namun, jika meraih empat poin, Garuda punya peluang besar lolos langsung ke Piala Dunia tergantung selisih gol atau melaju ke ronde kelima lewat jalur playoff kontinental.

Patrick Kluivert dan pasukannya sadar situasi ini sangat menantang. Tapi dengan semangat juang tinggi, dukungan publik, serta motivasi luar biasa dari para pemain, asa menuju panggung dunia tetap menyala.

Nil menutup dengan pesan penuh harapan. “Yakin saja, bisa itu. Sekarang tinggal bagaimana mental anak-anak dijaga, jangan kalah sebelum bertanding,” katanya.

Semangat dan doa dari seluruh penjuru negeri kini tertuju ke Jeddah. Skuad Garuda akan berjuang melampaui batas, menembus sejarah, dan membuktikan kepada dunia Indonesia layak berada di panggung Piala Dunia 2026.

EDITOR: Edi Yulianto