JawaPos.com - Pendakwah kondang Miftah Maulana Habiburrahman atau yang akrab disapa Gus Miftah kembali mencuri perhatian publik. Kali ini, ia mengunggah momen haru saat berdoa langsung di depan Ka’bah agar Timnas Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia 2026.
Dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Gus Miftah tampak khusyuk memanjatkan doa di dalam hotel yang langsung menghadap ke Ka’bah. Dengan suara lantang namun penuh ketulusan, ia memohon kemenangan untuk skuad Garuda dalam laga kualifikasi mendatang.
“Allahumma Timnas Indonesia vs Arab Saudi, menang untuk Indonesia. Timnas Indonesia vs Irak, menang untuk Indonesia. Timnas Indonesia lolos Piala Dunia 2026. Amin Amin,” ucap Gus Miftah dalam doa yang diunggah pada Selasa, (7/10/2025).
“Innama amruhu idza aroda syaian an yaqula lahu (ucapkan) … kun fayakun! Dengan kun fayakunnya Allah Indonesia lolos Piala Dunia, amien,” tulis Gus Miftah.
Unggahan tersebut sontak menyedot perhatian netizen dan pecinta sepak bola Tanah Air. Banyak yang merasa tersentuh karena doa itu disampaikan di salah satu tempat paling mustajab di dunia, tepat menghadap ke Baitullah.
Doa tulus dari Gus Miftah itu seolah menjadi suntikan semangat tambahan bagi Timnas Indonesia yang tengah berjuang di babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Skuad Garuda kini berada di fase krusial yang akan menentukan nasib mereka menuju turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia itu.
Tim asuhan Patrick Kluivert dijadwalkan akan menghadapi dua laga berat di Arab Saudi dalam waktu dekat. Laga pertama akan mempertemukan Indonesia dengan tuan rumah Arab Saudi di Stadion King Abdullah Sports City pada Kamis dini hari, 9 Oktober 2025, pukul 00.15 WIB.
Hanya berselang tiga hari, tim Merah Putih akan kembali berlaga menghadapi Irak di stadion yang sama pada Minggu dini hari, 12 Oktober 2025, pukul 02.30 WIB. Dua pertandingan itu diyakini menjadi ujian paling penting bagi Indonesia untuk menjaga peluang lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Gus Miftah yang kini tengah berada di Tanah Suci kemungkinan besar akan menyaksikan langsung pertandingan Timnas Indonesia melawan Arab Saudi. Kehadiran tokoh agama itu di tribun penonton diharapkan membawa aura positif bagi skuad Garuda yang membutuhkan dukungan moral besar.
Sebagai pendakwah yang dikenal dekat dengan berbagai kalangan, Gus Miftah memang kerap menunjukkan kecintaannya pada dunia olahraga, terutama sepak bola. Ia beberapa kali terlihat hadir di stadion untuk memberikan dukungan langsung kepada Timnas Indonesia maupun klub Tanah Air.
Unggahan doa dari depan Ka’bah itu pun menuai banyak komentar penuh haru dari netizen. Sebagian besar mengapresiasi langkah Gus Miftah yang menggunakan momen ibadahnya di Tanah Suci untuk mendoakan bangsa dan sepak bola Indonesia.
“Yakin Indonesia lolos, yakin seyakin yakinnya,” tulis salah satu netizen di kolom komentar. Banyak pula yang berharap agar doa Gus Miftah menjadi pembuka jalan bagi sejarah baru sepak bola Indonesia di panggung dunia.
Sosok Gus Miftah memang dikenal tak hanya sebagai pendakwah, tetapi juga sebagai tokoh yang kerap menyuarakan semangat nasionalisme dan kebersamaan. Dalam banyak kesempatan, ia mengajak masyarakat untuk mendukung Timnas Indonesia dengan cara positif, salah satunya lewat doa dan dukungan moral.
Momen doa di depan Ka’bah ini menjadi bukti nyata semangat mendukung Garuda bukan hanya milik para pemain dan suporter di tanah air. Dari Tanah Suci, Gus Miftah turut menyalakan harapan Indonesia bisa berbicara banyak di level internasional.
Semangat spiritual yang ia pancarkan menjadi simbol perjuangan Timnas Indonesia bukan hanya tentang strategi dan taktik di lapangan, tetapi juga tentang doa dan keyakinan. Dukungan seperti inilah yang seringkali menjadi energi tambahan bagi para pemain saat mengharumkan nama bangsa.
Menjelang laga berat kontra Arab Saudi dan Irak, para pendukung Timnas berharap skuad asuhan Patrick Kluivert mampu tampil maksimal. Hasil positif dari dua laga tersebut akan membuka peluang besar bagi Indonesia untuk mencetak sejarah lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Doa yang dipanjatkan Gus Miftah di depan Ka’bah pun menjadi simbol kebersamaan antara spiritualitas dan semangat olahraga nasional. Momen ini bukan hanya tentang harapan menang, tetapi juga tentang kebanggaan sebagai bangsa yang bersatu mendoakan prestasi tim kebanggaannya.
Kini publik Tanah Air menanti apakah doa dari Tanah Suci itu akan menjadi nyata di lapangan hijau. Semua mata tertuju pada perjuangan Garuda yang akan segera diuji di Arab Saudi, dengan keyakinan tak ada yang mustahil bagi bangsa yang terus berdoa dan berjuang bersama.
Dengan lantunan doa dari depan Ka’bah, semangat nasionalisme, dan dukungan jutaan rakyat Indonesia, harapan untuk melihat Merah Putih berkibar di Piala Dunia 2026 pun semakin hidup. Gus Miftah telah menyalakan api keyakinan itu, suatu hari nanti, Indonesia akan benar-benar berdiri sejajar dengan tim-tim besar dunia.