← Beranda
Ole Romeny Belum Pasti Main Bela Timnas Indonesia Lawan Arab Saudi dan Iraq, Kirim Pesan Ini ke Patrick Kluivert
Farid S. MaulanaRabu, 10 September 2025 | 23.54 WIB
Timnas Indonesia kalahkan Tiongkok 1-0 lewat gol tunggal Ole Romeny. (FOTO: Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com - Ada satu kekurangan yang terlihat nyata dari pertandingan FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Khususnya saat melawan Lebanon (8/9). Yaitu kurang tajamnya lini depan. Itu harus segera dibenahi sebelum skuad Garuda berlaga di putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 bulan depan.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir juga menyadari hal tersebut. Namun, dia hanya bisa memasrahkan itu kepada pelatih timnas, Patrick Kluivert. Erick berharap segera ada pembenahan untuk lini depan.

Masalahnya, stok striker mumpuni tidak banyak. Ramadhan Sananta yang saat ini berkarier di Liga Super Malaysia belum memuaskan performanya. Striker naturalisasi anyar Mauro Zijlstra juga kurang pengalaman.

Baca Juga: Ranking FIFA Timnas Indonesia Turun Lagi! Gambia dan Niger Menang, Makin Jauh dari Vietnam dan Dibuntuti Malaysia

“Ragnar (Oratmangoen) juga tidak bisa diturunkan (saat melawan Taiwan dan Lebanon), jangan sampai cedera lagi. Kami membutuhkan Ragnar untuk daya dobrak serangan kita saat melawan Arab Saudi (8/10) dan Iraq (11/10. Kita berharap Ragnar bisa memperkuat timnas pada Oktober,” paparnya.

Hanya Ragnar yang bisa diharapkan sebagai ujung tombak. Sebab, Ole Romeny masih dalam tahap pemulihan pasca menjalani operasi pada 17 Juli lalu. Ole cedera parah saat memperkuat Oxford United berlaga di Piala Presiden 2025 “ Untuk Ole, saya tidak bisa komen dulu sebelum ada clearance dari tim dokter,” tuturnya.

Yang jelas, lanjut Erick, Ole sempat mengirim pesan ke Patrick Kluivert meminta dimasukkan dalam skuad untuk dua pertandingan putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026. “Dia ingin main, tapi kan recovery-nya harus kita jaga,” jelas pria yang juga menteri BUMN tersebut. 

Baca Juga: Erick Thohir Belum Tentukan Pelatih Timnas Indonesia SEA Games 2025, Tunggu Evaluasi BTN dan Dirtek

EDITOR: Hendra