JawaPos.com - Flavio Silva sudah pasti tidak akan memperkuat Persebaya Surabaya musim depan. Dia dipinjamkan ke salah satu tim benua Afrika.
Tapi, manajemen Green Force langsung bergerak cepat mencari penggantinya. Mereka dikabarkan sudah mendapatkannya. Penyerang segera tiba di Surabaya itu adalah Jurgen Leonardo Locadia.
Dia merupakan striker kelahiran Belanda. Tapi, memilih membela tim nasional Curacao. Musim lalu dia membela FC Intercity. Klub yang bermain di kasta ketiga kompetisi Spanyol.
Performa striker 31 tahun cukup lumayan. Dari 24 laga, dia mampu mencetak 10 gol dan satu assist. Catatan itulah yang membuat Persebaya tertarik mendatangkan Locadia.
Apalagi dia punya rekam jejak mentereng. Pemain bertinggi 185 centimeter itu pernah menjadi andalan tim nasional Belanda dari kelompok usia 17 hingga 21 tahun.
Dia pernah memperkuat tim papan atas Belanda PSV Eindhoven.
Locadia juga pernah berkostum tim asal Inggris, Brighton & Hove Albion dan klub Jerman Hoffenheim. Selain itu, Locadia juga pernah bermain di Asia. Dia pernah membela tim asal Iran, Persepolis.
Kemudian memperkuat tim asal China, CZ Mighty Lions. Catatan itulah yang membuat manajemen Green Force kesengsem.
Pelatih anyar Persebaya Eduardo Perez Moran sejatinya belum menyebut siapa calon pemain baru yang bakal direkrut. Cuma, dia sudah memberikan sedikit bocoran.
"Yang jelas, kami memilih pemain (baru) karena kami tahu dia adalah punya kualitas yang bagus dan profesional," terang pelatih asal Spanyol itu.
Dia memastikan pemain anyar itu akan datang dengan kondisi apik.
"Karena kami menganalisa pemain. Kami tahu bagaimana agar mereka datang dengan kondisi yang bagus," kata pengganti Paul Munster itu. Cuma, dia belum mau menyebutkan kapan pemain anyar itu akan datang di Surabaya.
Saat ini skuad Green Force sudah mulai berlatih. Cuma, beberapa pemain masih absen. Seperti Mikael Tata dan Toni Firmansyah. Keduanya membela Indonesia U-23.
"Tidak masalah. Karena mereka membela timnas. Jadi kami akan menunggu sampai keduanya selesai menjalankan tugasnya," ungkap Eduardo.