JawaPos.com – Pemain Persis, Eky Taufik punya motivasi tinggi jelang laga Derbi Jateng melawan PSIS Semarang. Tak heran jika untuk laga pekan kedua Liga 1 Indonesia 2024/2025 di Stadion Manahan Solo, Sabtu (17/8) malam nanti, pemain kelahiran Sragen itu bertekad untuk memberikan hasil maksimal untuk suporter Laskar Sambernyawa.
Memang, laga antara Persis lawan PSIS selalu menghadirkan atmosfer lebih di lapangan. Duel dua tim dari wakil Jawa Tengah di kasta tertinggi ini selalu menyajikan persaingan yang seru dan ketat.
“Kita sudah siap untuk pertandingan lawan PSIS. Terpenting tentu kami tidak ingin buat kecewa lagi untuk kedua kalinya setelah kalah di Balikpapan. Kita ingin yang terbaik untuk suporter Persis Solo,” kata Eky Taufik yang biasa beroperasi di pos bek kanan.
Oleh karenanya, dia menegaskan Laskar Sambernyawa akan berjuang maksimal di laga nanti. “Suporter tentu akan coba memenuhi Stadion Manahan dan kita sebagai pemain akan bermain ngotot untuk menghasilkan kemenangan,” dia menegaskan.
Eky Taufik sendiri menjadi salah satu pemain yang langganan sebagai pilihan utama pelatih Milomir Seslija di tiap laganya.
Pemilik nomor punggung 30 di skuad Persis ini pada laga pertama lawan PSM Makassar di Balikpapan lalu mendapatkan kesempatan bermain sepanjang 76 menit. Dia kemudian digantikan pemain muda Gardhika Arya Putra.
Persis sendiri dipastikan bakal lebih terlecut untuk menampilkan performa terbaiknya di laga nanti. Ini karena memang Persis akan makin terbantu dengan tampil di kandang sendiri di hadapan ribuan suporter fanatiknya.
Tidak hanya itu, Laskar Sambernyawa juga tentunya terlecut untuk melanjutkan tren kemenangan atas PSIS yang dicatat di Liga 1 2023/2024 lalu. Dari dua pertemuan kedua tim, Persis mampu unggul 2-0 baik saat laga kandang juga laga tandang.
Persiapan Persis juga sudah ditekankan pelatih Milomir Seslija. “Saya sudah paham tentu banyak suporter yang menantikan derbi ini. Kita sudah siapkan tim dengan baik untuk dapat poin. Termasuk siapkan analisis dan juga siapkan tim dengan baik pula,” kata Milomir Seslija.
Pelatih yang akrab disapa Milo ini juga mengaku senang karena laga lawan PSIS nanti akan dimainkan di stadion Manahan yang akan dipenuhi suporter Persis.
“Kita sudah kerja keras untuk menempuh jalur kemenangan. Sedang PSIS adalah tim yang kuat meski baru saja kalah. Kita siapkan tim untuk laga nanti demi hasil terbaik,” dia menegaskan.
Sementara itu, pemain PSIS Alfeandra Dewangga memiliki tekad dan misi khusus di laga pekan kedua Liga 1 musim ini.
Meski atmosfer pertandingan pada laga Derbi Jateng ini banyak yang menyebut selalu panas dan ketat, Dewangga tak mau larut dalam rivalitas yang ada.
“Untuk pemain, laga ini adalah normal karena kita butuh tiga poin. Saya sebagai pemain akan berjuang keras di lapangan. Laga ini bergengsi untuk fans Persis dan PSIS, tapi untuk pemain sebenarnya dianggap seperti laga biasanya yang memang harus diperjuangkan untuk kemenangan,” ucap Alfeandra Dewangga.
Satu hal lagi, pemilik nomor punggung 19 di skuad Mahesa Jenar ini juga punya misi revans untuk hasil buruk PSIS atas Persis di Liga 1 musim lalu.
“Musim lalu kita mengalami dua kali kekalahan dari Persis dan tentunya ini menjadi tantangan untuk musim ini untuk menampilkan permainan terbaik kita di laga lawan Persis,” tegas Dewangga.
Selain gengsi yang dipertaruhkan dalam Derbi Jateng, PSIS juga Persis sama-sama saat ini tengah berburu poin pertama, khususnya poin penuh penebus hasil buruk di pekan pertama lalu.
Sebagai infomasi, PSIS juga Persis memang sama-sama menelan kekalahan di pekan perdana Liga 1 musim ini.
PSIS kalah 0-1 dari Persita di laga kandang di Stadion Moch Soebroto Magelang. Sedangkan Persis takluk 0-3 dari PSM Makassar di laga tandang yang digelar di Stadion Batakan, Balikpapan.
Dan, meski Persis baru saja takluk tiga gol tanpa balas, namun pelatih PSIS, Gilbert Agius menyadari lawan nanti bukan tim yang mudah ditaklukkan. Terlebih Persis akan main di kandang sendiri di Stadion Manahan Solo.
“Tim sudah dipersiapkan dengan baik. Ini adalah laga bergengsi, laga derbi, tidak hanya untuk fans tapi juga untuk kita sendiri. Dan, ini baru matchday kedua, tapi kita tahu bahwa kita harus menampilkan yang terbaik. Yang pasti, pemain sedang dalam kondisi ‘lapar’ dan juga terpacu untuk hasil terbaik di laga lawan Persis nanti,” kata Gilbert Agius.
Selain gengsi yang dipertaruhkan dalam Derbi Jateng, PSIS juga Persis sama-sama saat ini tengah berburu poin penebus hasil buruk di pekan pertama lalu. Sebagai infomasi, PSIS juga Persis memang sama-sama menelan kekalahan di pekan perdana musim ini.
Meski Persis baru saja takluk tiga gol tanpa balas, namun pelatih PSIS, Gilbert Agius menyadari lawan nanti bukan tim yang mudah ditaklukkan. Terlebih Persis akan main di kandang sendiri di Stadion Manahan Solo.
“Musim ini PSIS banyak mengganti komposisi pemain. Kami punya banyak pemain baru dan pasti butuh waktu untuk adaptasi. Tapi, di sepak bola tidak ada waktu yang lama untuk mempersiapkan diri, karena kita harus melakukan hal yang terbaik,” dia menegaskan.
Mengenai kekuatan tim Persis, Gilbert Agius tak sungkan untuk memberikan apresiasinya. “Persis Solo mempunyai pemain-pemain yang bagus dan juga pelatih yang berpengalaman dan laga nanti akan menjadi sebuah tantangan tersendiri untuk kami karena tidak hanya mengawasi satu pemain tertentu saja kita harus fokus penuh lebih dari 100 persen untuk laga derbi,” pungkasnya.