← Beranda
Persebaya Iri Karena Tak Bisa Jajal Rumput Baru Gelora 10 November
Ainur Rohman• Minggu, 27 Desember 2020 | 23.29 WIB
Photo
JawaPos.com − Satu lapangan pendamping di Surabaya sudah nyaris tuntas. Stadion Gelora 10 November (G10N) sudah bisa dipakai bermain. Uji coba rumput juga sudah dilakukan Sabtu lalu (19/12).

Pemkot Surabaya selaku pemilik mengundang mantan pemain Persebaya Surabaya. Mereka diajak untuk mencoba rumput anyar stadion yang terletak di Kecamatan Tambaksari tersebut.

Beberapa pemain yang pernah membawa Persebaya juara Liga Indonesia turut hadir. Sebut saja Jacksen F. Tiago, Mat Halil, dan Anang Ma’ruf.

Baca Juga: Dulu Kalau Hujan Lapangan Becek, Sekarang Kalau Jatuh Tak Sakit

Sejatinya, tidak ada masalah dengan uji coba rumput tersebut. Namun, hal itu membuat manajemen Persebaya bingung. Apa penyebabnya? ’’Kami iri, kenapa legenda Persebaya boleh bermain di sana (G10N), sementara tim Persebaya malah tidak bisa?’’ kata Ram Surahman, sekretaris tim Persebaya, saat dihubungi Jawa Pos.

Sangat wajar jika manajemen Green Force −julukan Persebaya− bertanya-tanya. Sebab, sudah lama Persebaya tidak berlatih maupun bermain di G10N. ’’Sejak tahun 2017 kami tidak pernah bermain atau berlatih di situ (G10N). Padahal, itu kan stadion penuh sejarah bagi Persebaya,’’ jelas pria asal Benjeng, Gresik, tersebut.

Harapan untuk memakai Stadion G10N tak hanya datang dari manajemen. Winger Oktafianus Fernando sangat ingin merasakan berlatih di stadion yang nantinya dipasangi lampu dengan kapasitas 800 luks itu.

Bagi dia, Stadion G10N adalah identitas Persebaya. ’’Dulu saya sering datang ke Tambaksari (G10N) untuk nonton Persebaya latihan. Harapannya nanti Persebaya bisa latihan di sana juga,’’ terang bapak satu anak tersebut.

Selama membela Persebaya, pemain yang akrab disapa Ofan itu memang belum pernah berlatih di G10N. Meski begitu, dia sudah tahu kondisi stadion terbaru saat ini. ’’Saya lihat dari video, rumputnya sudah bagus. Kalau tribun sih relatif, untuk latihan sudah cukup dan oke,’’ terang Ofan.
EDITOR: Ainur Rohman