← Beranda
Bukayo Saka Buka Suara, Singgung Keputusan Tuchel Cadangkan Dirinya di Semifinal Piala Dunia
Aprillia JP• Kamis, 24 September 2026 | 05.49 WIB
Bukayo Saka mengaku berat saat Thomas Tuchel tidak memainkannya di semifinal Piala Dunia 2026. Namun, ia memilih fokus ke musim baru. (Dok. Arsenal)

JawaPos.com - Bukayo Saka akhirnya buka suara mengenai keputusan Thomas Tuchel yang tidak memainkannya saat Inggris menghadapi Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026.

Saka mengaku keputusan tersebut terasa berat. Terlebih, pemain Arsenal itu menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan Inggris sepanjang turnamen di Amerika Utara.

Saka menjalani Piala Dunia 2026 dalam kondisi cedera Achilles sehingga kebugarannya terus dipantau selama turnamen. Tuchel kemudian lebih banyak memasukkan pemain dengan karakter bertahan ketika berusaha mempertahankan keunggulan Inggris atas Argentina.

Saka baru kembali dimainkan tiga hari kemudian saat Inggris menghadapi Prancis dalam perebutan tempat ketiga. Ia tampil gemilang dengan mencetak hattrick dan membantu Inggris menang 6-4 di Miami.

Penampilan tersebut kemudian memunculkan pertanyaan mengenai keputusan Tuchel tidak memainkan Saka pada semifinal. Saka mengakui dirinya kecewa hanya bisa menyaksikan pertandingan dari bangku cadangan.

"Ada banyak pembicaraan dan spekulasi mengenai keputusan dan hal-hal lainnya dalam pertandingan melawan Argentina. Bagi saya, memang berat untuk tidak masuk," kata Saka kepada talkSPORT.

Meski demikian, Saka tidak ingin memperpanjang pembahasan tersebut. Ia memilih mengalihkan perhatian ke agenda Timnas Inggris berikutnya.

"Namun, kami sekarang berada di pemusatan latihan baru dan musim yang baru. Kami hanya ingin melihat ke depan dan berusaha untuk tidak memikirkannya lagi," lanjut Saka.

Saka juga menegaskan pentingnya kepercayaan antara pemain dan pelatih. Menurutnya, keputusan yang dibuat pelatih harus tetap dihormati oleh seluruh pemain.

"Anda harus memberikan kepercayaan penuh kepada keputusan pelatih. Dia juga memberikan kepercayaan penuh kepada Anda dan Anda pergi ke lapangan. Ketika dia membuat keputusan sebagai sebuah tim, Anda memberikan kepercayaan penuh kepadanya," ujar Saka.

"Itulah sepak bola. Sejujurnya, memang begitulah sepak bola selalu berjalan. Ada pelatih dan ada pemain. Pelatih memberikan arahan serta taktiknya, lalu kami sebagai pemain pergi ke lapangan dan menjalankannya," imbuhnya.

Saka Akui Kekalahan Masih Membekas

Meski berusaha move on, Saka mengakui kekalahan dari Argentina di semifinal masih meninggalkan luka bagi para pemain Inggris.

"Jelas, masih ada bekas luka dalam diri kami. Ketika Anda percaya dan semua orang begitu bersatu serta percaya diri bahwa kami bisa melakukannya, bukan hanya kami, tetapi seluruh negara," kata Saka kepada BBC Radio 5 Live.

Pemain Arsenal tersebut menilai skuad Inggris harus mulai membuka lembaran baru. Para pemain tidak bisa terus terjebak dalam kekecewaan dari turnamen sebelumnya.

"Kami sekarang mencoba menarik garis di bawahnya dan fokus pada musim internasional yang baru serta apa yang akan kami hadapi," lanjutnya.

Saka menyadari proses untuk benar-benar melupakan kekalahan tersebut tidak bisa berlangsung seketika.

"Anda berusaha untuk bangkit secepat mungkin. Namun, bekas luka tetaplah bekas luka dan akan sembuh ketika waktunya tiba," tuturnya.

Kini, Saka dan Timnas Inggris mengalihkan fokus ke Nations League. Inggris akan menjalani empat pertandingan penting di fase grup dan berusaha mengamankan tiket ke babak berikutnya.

"Seperti yang saya katakan, kami datang ke sini untuk musim internasional yang baru. Kami memiliki empat pertandingan grup yang sangat besar dan sulit untuk mencoba membawa kami lolos di Nations League, dan kami sepenuhnya fokus pada hal tersebut," kata Saka.

Dilansir ESPN, Thomas Tuchel sebelumnya menggelar pertemuan dengan seluruh skuad pada Selasa (22/9) untuk membicarakan kembali apa yang terjadi selama Piala Dunia 2026.

Setelah itu, skuad Inggris diarahkan untuk fokus pada agenda internasional berikutnya, termasuk persiapan menuju Piala Eropa 2028 yang akan digelar di kandang sendiri.

Inggris saat ini berada di Grup C Nations League dan akan mengawali pertandingan dengan menghadapi Spanyol pada Minggu (27/9).

 
EDITOR: Hendra