← Beranda
10 Peringkat Pemain Terbaik dalam Sejarah Liga Champions
Edi YuliantoSelasa, 8 September 2026 | 19.09 WIB
Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi tercatat sebagai pemain terbaik dalam sejarah Liga Champions. (givemesport)

 

JawaPos.com - Dari segi kualitas, Liga Champions bisa dibilang merupakan kompetisi terbaik dalam dunia sepak bola. Ajang inilah tempat para pemain terhebat di muka bumi bersaing—musim demi musim—demi memperebutkan trofi paling bergengsi di kancah sepak bola klub.

Banyak pemain telah mengukuhkan status mereka sebagai legenda berkat penampilan gemilang di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa ini, yang awalnya didirikan pada 1955 dengan nama Piala Champions (European Cup) sebelum berganti nama menjadi Liga Champions pada 1992. Banyak di antara pemain tersebut identik dengan Real Madrid, tim tersukses dalam sejarah kompetisi ini (dengan 15 gelar juara).

Alhasil, sejumlah ikon Los Blancos masuk dalam daftar 10 pemain terbaik di era Liga Champions. Menyusun daftar ini merupakan tugas yang sangat sulit; nama-nama besar seperti Casemiro, Roberto Carlos, Carles Puyol, Roy Keane, David Beckham, dan Filippo Inzaghi bahkan tidak berhasil masuk ke dalamnya. Kendati demikian, hal ini menunjukkan betapa banyaknya pemain berkualitas yang telah disaksikan oleh para penggemar sejak Liga Champions dengan format saat ini dimulai pada awal 90-an.

Baca Juga: Atletico Madrid Tanpa Winger Andalan Melawan Liverpool, Semua Akibat Insiden Dua Tahun Lalu

Untuk keperluan penyusunan daftar ini, dan demi memastikan sebanyak mungkin legenda era modern masuk dalam 10 besar, kami hanya meninjau era Liga Champions (mulai 1992). Ini berarti pemain-pemain seperti Paco Gento (yang memenangkan gelar Piala Eropa lebih banyak daripada pemain mana pun dalam sejarah), Alfredo Di Stefano, George Best, dan Eusebio tidak masuk dalam kriteria pemilihan.

Faktor Penilaian Peringkat

Era Liga Champions (mulai 1992)
Gelar juara Liga Champions
Gol di Liga Champions
Momen ikonik di Liga Champions
Warisan keseluruhan di Liga Champions

Baca Juga: Prediksi Lille vs Real Betis: Calvin Verdonk Berpeluang Cetak Sejarah Tampil di Liga Champions

10. Clarence Seedorf

Gelar Liga Champions: 4

Sebagai satu-satunya pemain yang pernah menjuarai Liga Champions bersama tiga klub berbeda, Clarence Seedorf adalah sosok yang sangat konsisten dan mudah beradaptasi. Baik saat membela AC Milan, Real Madrid, maupun Ajax, visi permainan, jangkauan operan, dan kemampuannya mengendalikan lini tengah memainkan peran krusial dalam kesuksesan tim yang pernah dibelanya.

Pengalaman dan kualitas pemain asal Belanda ini sangat berperan dalam dominasi AC Milan pada pertengahan 2000-an dan jelas menjadikannya salah satu pemain terbaik dalam sejarah Liga Champions. Ia mungkin bukan nama pertama yang muncul dalam percakapan mengenai para pemain hebat di kompetisi ini, namun deretan prestasi Seedorf di sepak bola Eropa sudah cukup membuktikan kualitasnya.

9. Raul

Gelar Liga Champions: 3

Kemampuan mencetak gol Raul yang luar biasa, dipadukan dengan jiwa kepemimpinannya, meninggalkan jejak yang tak terlupakan di Liga Champions. Sebagai pemain yang lama mengabdi untuk Real Madrid sebelum pindah ke Schalke, ia memenangkan turnamen ini tiga kali dan sempat memegang rekor pencetak gol terbanyak kompetisi sebelum akhirnya dilampaui oleh Messi dan Ronaldo.

Raul adalah sosok pemain yang bisa diandalkan di saat-saat genting; ia sering mencetak gol penting pada momen krusial, yang menjadikannya salah satu pemain terbaik dalam sejarah kompetisi ini. Berbeda dengan Zidane, penyerang ini turut merasakan kesuksesan di final 1998 dan 2000, sehingga ia pensiun dengan mengoleksi tiga medali juara. Ia juga tercatat sebagai pencetak gol terbanyak ketiga dalam sejarah klub yang bisa dibilang terbesar di dunia (323 gol dalam 741 pertandingan). Sebuah catatan yang impresif.

8. Sergio Ramos

Gelar Liga Champions: 4

Kegigihan, jiwa kepemimpinan, dan kemampuan Sergio Ramos dalam mencetak gol krusial—terutama gol penyeimbang di final 2014—berperan besar dalam keberhasilan Real Madrid meraih empat gelar Liga Champions dalam kurun waktu lima tahun. Ditambah lagi fakta bahwa gol heroik di detik-detik terakhir itu dicetak saat melawan rival terbesar Real Madrid, Atletico Madrid, maka kecintaan para penggemar Los Blancos terhadap mantan bek mereka ini menjadi semakin bisa dipahami. Ketangguhan pertahanan dan kemampuannya untuk tampil gemilang di momen-momen krusial menjadikannya pilar utama kesuksesan Madrid di Eropa. Sebagai bek yang luar biasa sekaligus pemimpin yang hebat, patut dipertanyakan apakah Real Madrid akan mampu mendominasi Liga Champions sedemikian rupa pada era 2010-an tanpa kehadiran Ramos.

7. Xavi

Gelar Liga Champions: 4

Xavi adalah sosok di balik gaya permainan tiki-taka Barcelona yang menaklukkan Eropa. Visi bermainnya yang luar biasa, akurasi operan yang presisi, serta kemampuannya mengatur tempo permainan menjadikannya jantung permainan Barcelona. Dengan empat gelar Liga Champions yang diraihnya, kemampuan Xavi dalam mengendalikan permainan dari lini tengah serta pemahamannya yang mendalam tentang sepak bola menjadikannya sosok kunci dalam kesuksesan Barcelona di Eropa.

Baca Juga: Prediksi Skor Stuttgart vs Viking FK di Liga Champions: Momentum Die Roten Pesta Gol di MHPArena

Hanya sedikit gelandang tengah—atau bahkan mungkin tidak ada sama sekali—yang mampu menyamai warisan yang ditinggalkan oleh pemain asal Spanyol ini, yang sepanjang kariernya di kompetisi tersebut hanya membela raksasa Catalunya itu. Ia mungkin bukan bintang paling mencolok di skuad Barca, namun kontribusinya tidak bisa dipandang sebelah mata. Bagaimanapun, ia selalu berada di lapangan dalam empat keberhasilan tim di turnamen ini, dan hal tersebut tentu bukan sekadar kebetulan.

6. Paolo Maldini

Gelar Liga Champions: 3

Paolo Maldini, sosok yang menjadi simbol kehebatan dalam bertahan, menghabiskan seluruh kariernya di AC Milan dan memenangkan Liga Champions sebanyak tiga kali. Maldini dikenal karena kemampuan tekelnya yang presisi, penempatan posisi yang sempurna, serta kemampuannya membaca arah permainan; ia jarang melakukan pelanggaran untuk merebut bola dari lawan.

Karier panjang, kualitas permainan kelas atas, serta kesetiaannya kepada AC Milan menjadi tolok ukur bagi generasi bek masa depan. Mengingat konteks daftar ini, perlu dicatat bahwa Maldini sudah bermain jauh sebelum kompetisi ini berganti format menjadi Liga Champions pada 1992; ia bahkan memenangkan Piala Champions (pendahulu Liga Champions) sebanyak dua kali lagi. Hal ini menempatkan sang legenda Italia tersebut setara dengan banyak pemain Real Madrid dalam daftar ini dalam hal jumlah kemenangan di kompetisi antarklub terbesar Eropa.

5. Karim Benzema

Gelar Liga Champions: 5

Karim Benzema adalah pencetak gol terbanyak keempat dalam sejarah Liga Champions (90 gol) sekaligus menempati peringkat keenam dalam daftar pemain dengan penampilan terbanyak sepanjang masa (152 penampilan). Penyerang asal Prancis ini tak diragukan lagi berperan penting dalam keberhasilan Real Madrid menjuarai Liga Champions pada 2014, 2016, 2017, dan 2018; namun, ia selalu merasa puas berperan sebagai pendukung bagi Cristiano Ronaldo dan akibatnya sering kali berada di bawah bayang-bayang sang megabintang asal Portugal tersebut.

Akan tetapi, setelah Ronaldo meninggalkan Bernabeu, Benzema semakin mengukuhkan statusnya sebagai pemain hebat sejati di era modern. Sebagai pencetak gol terbanyak dan pemain terbaik dalam kompetisi Liga Champions musim 2021/2022, Benzema menginspirasi Los Blancos meraih gelar juara ke-14 mereka lewat salah satu performa individu terbaik yang pernah disaksikan para penggemar.

4. Andres Iniesta

Gelar Liga Champions: 4

Dikenal karena kemampuan dribel, kreativitas, dan ketenangannya saat berada di bawah tekanan, Andres Iniesta memainkan peran vital dalam kesuksesan Barcelona di Eropa. Berduet dengan Xavi dan Sergio Busquets, trio ini mengatur ritme permainan dengan cara yang tak tertandingi, membuat lawan kewalahan mengejar bayang-bayang mereka.

Baca Juga: Prediksi Skor Barcelona vs Feyenoord di Liga Champions: Blaugrana Buru Pesta Gol di Camp Nou!

Kemampuan Iniesta untuk tampil gemilang di momen-momen krusial—termasuk gol penentu kemenangan di semifinal melawan Chelsea pada 2009—semakin mengukuhkan statusnya sebagai legenda Liga Champions. Sang gelandang memiliki sederet prestasi dan momen mengesankan dalam kariernya, seperti mencetak gol kemenangan di final Piala Dunia 2010, namun empat gelar Liga Champions yang diraihnya mungkin merupakan pencapaian yang paling luar biasa.

3. Luka Modric

Gelar Liga Champions: 6

Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa Luka Modric telah melampaui segala ekspektasi sejak bergabung dengan Real Madrid dari Tottenham pada 2012. Sempat dicap sebagai rekrutan terburuk La Liga setelah awal yang sulit di Bernabeu, pemain asal Kroasia yang bertubuh mungil ini berhasil membawa permainannya ke level luar biasa setelah akhirnya mampu beradaptasi.

Sebagai pemain kunci dalam keberhasilan Real Madrid menjuarai Liga Champions pada 2014, 2016, 2017, 2018, 2022, dan 2024, Modric yang memiliki bakat luar biasa ini senantiasa menampilkan performa gemilang dalam laga-laga besar Eropa. Sebagai salah satu pengumpan terbaik dalam sejarah sepak bola, aksi Modric memberikan assist indah menggunakan sisi luar kaki saat melawan Chelsea pada April 2022 menjadi momen istimewa yang pastinya akan terus dikenang di masa mendatang.

2. Lionel Messi

Gelar Liga Champions: 4

Dengan torehan 129 gol di kompetisi ini, Lionel Messi menempati peringkat kedua dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Liga Champions. Kemampuan dribel, visi permainan yang tak tertandingi, ketajaman mencetak gol, serta keahlian mengatur serangan yang dimiliki sang maestro asal Argentina ini menjadi faktor penentu bagi keberhasilan Barcelona meraih empat gelar juara antara 2006 hingga 2015. Meski sempat sangat kecewa karena harus absen di final 2006 melawan Arsenal akibat cedera, ia kemudian mencetak gol-gol krusial di final 2009 dan 2011, yang keduanya mempertemukan Barcelona dengan Manchester United. Meskipun gagal mempersembahkan kejayaan Eropa bagi Paris Saint-Germain, performa Messi tetap memukau para penggemar maupun sesama pemain; hal ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai sosok yang bisa dibilang sebagai pemain terhebat sepanjang masa, sekaligus salah satu yang terbaik dalam sejarah kompetisi ini.

1. Cristiano Ronaldo

Gelar Liga Champions: 5

Cristiano Ronaldo telah mengukir namanya dalam sejarah besar Liga Champions melalui sederet penampilan kelas dunia, sembari memecahkan berbagai rekor. Kemampuan atletis, kekuatan fisik, kecepatan, serta naluri tajamnya dalam mencetak gol tetap tak tertandingi selama hampir dua dekade.

Mulai dari masa awal kariernya yang gemilang di Manchester United dan kiprahnya yang penuh dengan torehan gol di Real Madrid, hingga masa baktinya di Juventus dan kembalinya ia ke Old Trafford, pengaruh Ronaldo terhadap Liga Champions sungguh luar biasa dan tiada duanya. Lima gelar juara yang diraihnya (empat bersama Real Madrid dan satu bersama Manchester United) menjadi bukti nyata daya saing serta dominasinya—begitu pula dengan rekor 141 gol yang dicetaknya dalam kompetisi ini, jumlah terbanyak yang pernah dicatatkan oleh siapa pun dalam sejarah.

EDITOR: Edi Yulianto