← Beranda
Roberto De Zerbi Ungkap Masalah Terbesar Tottenham Usai Kalah dari Newcastle
M Shofyan Dwi KurniawanMinggu, 30 Agustus 2026 | 21.37 WIB
Pelatih Tottenham Hotspur Roberto De Zerbi. (Dok. Tottenham Hotspur)

 

 

JawaPos.com - Tottenham Hotspur kembali mendapatkan hasil mengecewakan. Kekalahan dari Newcastle United, yang kemudian diikuti hasil buruk lainnya, membuat Roberto De Zerbi mulai melihat persoalan yang lebih dalam daripada sekadar kualitas pemain.

Melansir Vavel, menurut pelatih asal Italia tersebut, mentalitas menjadi masalah terbesar yang harus segera dibenahi Tottenham.

De Zerbi sebenarnya datang dengan misi mengangkat performa Spurs setelah berjuang keras mempertahankan klub di Premier League pada dua bulan terakhir musim 2025/26. Namun, pergantian pemain dan aktivitas besar di bursa transfer belum langsung memberikan dampak yang diharapkan.

Tottenham masih kesulitan menemukan konsistensi. Dalam dua pertandingan melawan Newcastle dan Brentford, Spurs bahkan kebobolan lima gol tanpa mampu mencetak satu pun gol.

Bagi De Zerbi, kondisi tersebut menunjukkan bahwa membangun tim baru membutuhkan lebih dari sekadar mendatangkan pemain berkualitas.

Mentalitas Tidak Bisa Dibeli

De Zerbi secara terbuka menyebut mentalitas sebagai pekerjaan rumah terbesar Tottenham. Menurutnya, karakter dan keseimbangan sebuah tim tidak otomatis muncul setelah klub mengeluarkan banyak uang di bursa transfer.

"Anda tidak bisa membeli mentalitas di bursa transfer atau dengan mendatangkan banyak pemain."

De Zerbi menyadari bahwa proses membangun kembali Tottenham membutuhkan waktu. Pergantian besar dalam skuad memang bisa memberikan perubahan cepat, tetapi tidak ada jaminan sebuah tim langsung menemukan keseimbangan.

"Anda bisa mengganti banyak pemain dalam satu jendela transfer, dan Anda bisa langsung menemukan keseimbangan atau Anda butuh lebih banyak waktu."

Karena itu, sang pelatih meminta para pemain dan klub tetap percaya terhadap proses yang sedang berjalan.

De Zerbi Tetap Percaya Proyek Tottenham

Meskipun hasil awal belum sesuai harapan, De Zerbi tidak meragukan arah proyek Tottenham. Ia yakin timnya pada akhirnya mampu mencapai target, tetapi berharap perkembangan tersebut terjadi secepat mungkin.

"Saya pikir kita akan mencapai target dan tujuan ini."

Bagi De Zerbi, sepak bola tidak selalu bisa diprediksi secara matematis. Ada faktor mental, kepercayaan diri, dan chemistry yang membutuhkan waktu untuk terbentuk.

Ia pun meminta skuadnya menjadikan kekalahan sebagai bahan evaluasi, bukan alasan untuk kehilangan kepercayaan diri.

"Kita harus menerima dan menjadi lebih kuat untuk melangkah maju setelah kekalahan ini."

De Zerbi: Hasil Bisa Berbeda Jika Tottenham Mencetak Gol

Meski mengkritik mentalitas tim, De Zerbi juga merasa hasil pertandingan melawan Newcastle sebenarnya bisa saja berbeda.

Ia menilai Tottenham menciptakan peluang yang cukup untuk mengubah jalannya pertandingan. Jika peluang tersebut berhasil dikonversi, pembicaraan mengenai performa Spurs mungkin akan jauh berbeda.

"Saya rasa di babak pertama, jika kami mencetak dua gol hari ini, sekarang kita akan membicarakan hal-hal yang berbeda."

Namun, kenyataannya Tottenham gagal memanfaatkan kesempatan dan akhirnya harus menerima kekalahan.

De Zerbi kini menghadapi tugas besar untuk membangun kembali kepercayaan diri sekaligus karakter Tottenham. Bursa transfer mungkin telah menghadirkan banyak wajah baru, tetapi tantangan sebenarnya adalah membuat mereka bermain sebagai satu tim dengan mentalitas yang sama.

 

***

EDITOR: Novia Tri Astuti