← Beranda
Jose Mourinho Khawatir Jeda Internasional Tiga Pekan Ganggu Real Madrid, Jude Bellingham Disorot
Andre Rizal HanafiMinggu, 30 Agustus 2026 | 17.03 WIB
Jose Mourinho (Bein Sports)

JawaPos.com - Pelatih Real Madrid Jose Mourinho mulai mengkhawatirkan dampak jeda internasional yang akan berlangsung selama tiga pekan pada September mendatang. Durasi tersebut dinilai cukup panjang karena Los Blancos harus kehilangan sejumlah pemain dalam persiapan menghadapi kompetisi musim 2026/27.

Mourinho menyampaikan kekhawatirannya menjelang pertandingan Real Madrid melawan Malaga di kandang sendiri. Menurutnya, situasi menjadi lebih rumit ketika pemain harus meninggalkan klub dalam waktu lama untuk memenuhi panggilan tim nasional.

Baca Juga: Deportivo Alaves Menang Tipis 1-0 atas Villarreal, Puncaki Klasemen Sementara Pekan Ketiga La Liga

"Jeda internasional membuat saya khawatir. Waktunya cukup lama," kata Mourinho.

Pelatih asal Portugal itu sebenarnya tidak terlalu mempermasalahkan pemain yang dipanggil tim nasional dan mendapatkan kesempatan bermain. Baginya, kondisi tersebut masih bisa dipahami karena sang pemain menjalani pertandingan bersama negaranya.

Perhatian Mourinho justru tertuju kepada pemain yang dipanggil ke tim nasional tetapi tidak mendapatkan menit bermain. Mereka tetap harus meninggalkan klub dan mengikuti agenda tim nasional, meski pada akhirnya hanya berada di bangku cadangan.

"Pemain yang bergabung dengan tim nasional untuk bermain tidak terlalu membuat saya khawatir. Yang membuat saya khawatir adalah mereka yang bergabung tetapi tidak benar-benar terlibat," ujarnya.

Real Madrid pun harus menyiapkan strategi agar aktivitas tim tetap berjalan meski sebagian pemain pergi. Mourinho mengatakan dirinya akan memaksimalkan pemain yang bertahan di Madrid selama periode tersebut.

Namun, kehilangan banyak pemain selama tiga pekan tentu bukan situasi ideal bagi sebuah klub yang harus menjaga ritme latihan dan persiapan pertandingan.

"Kami akan melihat bagaimana mengatasinya dan bekerja dengan pemain yang tersisa. Tetapi tidak memiliki para pemain selama tiga pekan adalah situasi yang sulit," kata Mourinho.

Baca Juga: Bayern Munchen Pesta Gol, VfB Stuttgart Tumbang 1-5 di Laga Perdana Bundesliga 2026/2027

Jeda internasional pertama pada musim 2026/27 memang berbeda dibandingkan kalender sebelumnya. FIFA menggabungkan periode jeda September dan Oktober menjadi satu rangkaian selama tiga pekan pada akhir September hingga awal Oktober.

Dalam periode tersebut, sejumlah negara akan menjalani empat pertandingan internasional. Sementara itu, jeda internasional yang biasanya berlangsung pada Oktober tidak lagi masuk dalam kalender musim depan.

Perubahan jadwal ini berkaitan dengan kalender Piala Dunia 2026 yang berlangsung hingga Juli. Final turnamen tersebut dimainkan pada 19 Juli, menjadi partai final Piala Dunia paling akhir sejak 1966. 

Faktor kesejahteraan pemain dan perjalanan antarnegara juga menjadi pertimbangan dalam penyusunan kalender baru. Mourinho juga menyoroti potensi cedera pemain setelah menjalani agenda internasional. Menurutnya, masalah kebugaran sering muncul ketika pemain menjalani jadwal padat bersama tim nasional.

"Saya menghormati keputusan para pemain dan tidak ingin terlalu mendramatisasi. Tetapi sering kali mereka mengalami cedera selama jeda atau setelah kembali," jelasnya.

Kekhawatiran tersebut cukup beralasan karena sejumlah pemain Real Madrid baru saja menjalani musim panas yang padat bersama tim nasional di Piala Dunia 2026. Jude Bellingham, Marc Cucurella, dan Kylian Mbappe termasuk pemain yang harus mendapat perhatian khusus. Mourinho mengaku klub sedang berusaha mengatur beban kerja para pemain agar kondisi fisik mereka tetap terjaga.

Ia juga memberikan pujian kepada Bellingham yang dinilainya memiliki peran penting, bukan hanya dalam urusan mencetak gol atau membantu serangan. Menurut Mourinho, Bellingham memiliki mental kuat, pemahaman taktik bagus, mampu merebut bola, melakukan pressing, serta membantu permainan tim secara keseluruhan.

Selain soal jeda internasional, Mourinho turut memberikan pandangannya mengenai Ballon d'Or. Ia menilai penghargaan tersebut seharusnya tidak hanya ditentukan berdasarkan gelar Liga Champions atau Piala Dunia.

Bagi Mourinho, pemain terbaik adalah sosok yang mampu meninggalkan pengaruh besar sehingga tetap dirindukan setelah pensiun. Ia menyebut nama-nama seperti Maradona, Ronaldinho, Ronaldo Nazario, Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Zinedine Zidane, dan Lothar Matthaus sebagai contoh pemain yang memiliki warisan kuat dalam sepak bola.

Mourinho pun menegaskan bahwa memenangkan trofi besar tidak semestinya menjadi satu-satunya alasan seorang pemain meraih Ballon d'Or.

EDITOR: Hendra