JawaPos.com - Barcelona akan menghadapi Athletic Bilbao pada pekan pertama Liga Spanyol 2026/2027 di Camp Nou, Jumat (28/8) pukul 02.00 WIB. Laga tersebut berpotensi menjadi panggung awal Rodri bersama Barcelona sekaligus membuka peluang bagi Hansi Flick untuk menduetkannya dengan Pedri.
Rodri dipastikan masuk dalam skuad Barcelona untuk menghadapi Athletic Bilbao. Flick bahkan menyebut dirinya sedang mengupayakan agar gelandang anyar tersebut bisa tampil dalam pertandingan.
"Ya, dia bisa bermain. Kami berencana agar dia bermain," kata Hansi Flick saat jumpa pers yang dikutip dari Mundo Deportivo, Kamis (27/8).
Flick kemudian berbicara mengenai kemungkinan Rodri bermain bersama Pedri di lini tengah Barcelona. Menurutnya, kedua pemain timnas Spanyol itu memiliki kemampuan yang bisa membuat Barcelona semakin kuat dalam mengontrol pertandingan.
"Kami juga punya Bernal. Rodri lebih berpengalaman dan merupakan pemimpin yang komplet. Dengan Pedri, kami akan mampu mengontrol permainan dan penguasaan bola," ujar Flick.
Flick menilai kehadiran Pedri terbukti mampu mengubah permainan Barcelona ketika menghadapi Elche. Menurutnya, Barcelona lebih mampu mengontrol penguasaan bola setelah sang gelandang masuk ke lapangan.
"Melawan Elche, kami terlalu cepat kehilangan bola, dan ketika Pedri masuk, permainan berubah. Kami lebih mengontrol penguasaan bola, dan itulah yang kami butuhkan," lanjutnya.
Flick pun antusias melihat kemungkinan Rodri dan Pedri bermain bersama. Ia menilai kombinasi keduanya berpotensi membawa Barcelona ke level permainan yang lebih tinggi.
"Rodri adalah salah satu yang terbaik, dan kita akan lihat apa yang bisa dia dan Pedri lakukan bersama. Saya sangat ingin melihat mereka bermain bersama di Barça. Mereka akan berada di level teratas," kata Flick.
Selain membahas Rodri dan Pedri, Flick juga memberikan perhatian kepada Lamine Yamal. Pemain muda Barcelona tersebut dinilai belum mencapai performa terbaik setelah kembali dari timnas Spanyol di Piala Dunia 2026.
Flick menyebut Yamal sempat mengalami masalah kesehatan dan baru kembali berlatih setelah absen selama tiga pekan. Karena itu, ia menilai wajar jika sang pemain belum berada dalam kondisi terbaik.
"Dia mengalami masalah kecil, sakit kepala. Lamine adalah seorang jenius, itu bisa dimengerti. Dia telah absen selama tiga minggu dan hanya berlatih beberapa hari. Wajar jika dia belum berada di puncak performanya," jelas Flick.
Meski demikian, Flick tetap mengapresiasi kontribusi Yamal saat Barcelona menghadapi Elche. Menurutnya, pemain tersebut tetap memberikan dampak penting dalam permainan.
"Dia melakukan pressing dengan sangat baik pada gol pertama dan pada gol kedua dia mengoper bola ke Raphinha. Dia memberi kita lebih banyak pilihan. Dia banyak membantu kita dan dia bermain dengan baik," tuturnya.
Flick menegaskan Barcelona masih membutuhkan Yamal karena kualitas yang dimilikinya. Pelatih asal Jerman itu berharap sang pemain secara bertahap dapat kembali ke performa terbaik.
"Kita akan lihat bagaimana perkembangannya, tetapi kita membutuhkannya karena dia luar biasa," pungkas Flick.