← Beranda
Fans Three Lions Kompak Sebut Permainan Timnas Inggris Bikin Ngantuk!
M Shofyan Dwi KurniawanMinggu, 7 Juni 2026 | 19.00 WIB
Kapten Timnas Inggris, Harry Kane. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Timnas Inggris sukses mengamankan kemenangan 1-0 atas Selandia Baru dalam laga pemanasan menuju Piala Dunia 2026 yang digelar di Stadion Raymond James, Tampa, Florida, Sabtu (6 Juni). Namun, hasil positif tersebut ternyata tidak cukup untuk memuaskan para pendukung Three Lions.

Banyak fans justru melontarkan kritik terhadap gaya bermain tim asuhan Thomas Tuchel yang dianggap lambat, pasif, dan jauh dari kata menghibur.

Pada pertandingan tersebut, Tuchel menurunkan susunan pemain yang cukup kuat. Jordan Pickford mengawal gawang, didukung lini belakang yang dihuni John Stones, Marc Guéhi, Jarell Quansah, dan Djed Spence. 

Baca Juga: Dapat Protes Massal, FIFA Batalkan Larangan Soal Botol Air Minum di Pertandingan Piala Dunia 2026

Sementara Jordan Henderson, Kobbie Mainoo, dan Morgan Rogers mengisi lini tengah, dengan Marcus Rashford, Harry Kane, dan Ollie Watkins bertugas di lini depan.

Beberapa pemain Arsenal seperti Declan Rice, Noni Madueke, Bukayo Saka, dan Eberechi Eze belum dimainkan karena baru bergabung dengan skuad setelah tampil di final Liga Champions.

Meski menghadapi tim dengan kualitas yang berada jauh di bawah mereka, Inggris kesulitan mengubah dominasi menjadi peluang berbahaya. Dalam cuaca panas Tampa, sejumlah pemain tampak kesulitan menemukan ritme permainan terbaiknya.

Baca Juga: Legenda Timnas Jerman Prediksi Cristiano Ronaldo Bersama Portugal Akan Memenangkan Piala Dunia 2026

Gol semata wayang akhirnya tercipta menjelang turun minum. Harry Kane sukses menyundul umpan silang Djed Spence pada masa injury time babak pertama untuk membawa Inggris unggul 1-0.

Memasuki babak kedua, Tuchel melakukan pergantian total dengan menurunkan sebelas pemain berbeda. James Trafford, Reece James, Dan Burn, Ezri Konsa, Tino Livramento, Jude Bellingham, Elliot Anderson, Nico O'Reilly, Anthony Gordon, Ivan Toney, hingga debutan Rio Ngumoha mendapat kesempatan tampil.

Namun, perubahan tersebut tidak banyak mengubah kesan yang ditinggalkan tim di atas lapangan.

Fans Inggris Sampai pada Kesimpulan yang Sama

Meski Inggris meraih kemenangan, banyak pendukung merasa penampilan tim nasional mereka tetap mengecewakan. Di media sosial, kritik bermunculan dengan tema yang hampir seragam: Inggris dianggap terlalu membosankan untuk ditonton.

Melansir Sportbible, salah seorang fans menulis:

“Cara Inggris bermain sangat pasif dan membosankan. Stadion kosong, tanpa atmosfer sama sekali, dan lapangan yang buruk. Jika seperti ini di Piala Dunia, saya rasa saya akan tidur lebih awal.”

Komentar lain bernada serupa:

“Inggris memang tidak enak ditonton, kawan. Bukan hanya sekarang, tapi selama yang saya ingat. Tidak peduli siapa manajernya, tidak peduli pemainnya, tidak peduli era mana – tetap saja membosankan untuk ditonton.”

Ada pula pendukung yang merasa masalah ini sudah berlangsung lintas generasi.

“Tidak peduli siapa yang melatih Inggris, atau generasi pemain mana yang bermain, pertandingan Inggris adalah pertandingan yang paling membosankan untuk ditonton di seluruh dunia sepak bola.”

Thomas Tuchel pun tidak luput dari sorotan. Seorang penggemar bahkan mempertanyakan reputasi pelatih asal Jerman tersebut.

“Hype tentang Tuchel selalu membingungkan saya. Cara orang berbicara tentang dia, Anda akan berpikir dia adalah salah satu pelatih elit dalam permainan ini, namun timnya sering menampilkan sepak bola yang paling membosankan dan tidak menginspirasi yang pernah Anda saksikan. Inggris tidak akan lolos dari babak penyisihan grup.”

Sementara itu, ada juga yang mengaku sudah lama kehilangan antusiasme terhadap tim nasional negaranya sendiri.

“Saya tidak pernah lagi antusias dengan Inggris. Mereka selalu membosankan untuk ditonton selama bertahun-tahun. Saya hampir tidak pernah memikirkan Piala Dunia. Mungkin kali ini mereka akan lebih membuat saya bersemangat? Saya ragu. Siapa tahu? Akan menyenangkan melihat sepak bola menyerang dan menarik.”

Kritik paling tajam datang dari fans yang terang-terangan mengaku enggan lagi menyaksikan pertandingan Inggris.

“Sangat membosankan! Sekarang saya ingat mengapa saya hampir tidak pernah menonton pertandingan Inggris lagi!”

Inggris masih memiliki satu laga pemanasan tersisa melawan Kosta Rika pada 10 Juni sebelum memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026. Pada fase grup, Three Lions akan menghadapi Kroasia, Ghana, dan Panama di Grup L.

Dengan materi pemain bertabur bintang yang dimiliki saat ini, para pendukung tentu berharap Tuchel mampu menghadirkan permainan yang lebih atraktif. Jika tidak, kemenangan saja mungkin tidak akan cukup untuk meredam kritik yang terus berdatangan dari para fans.

EDITOR: Banu Adikara