JawaPos.com - Manchester United tampaknya semakin dekat untuk menentukan siapa yang akan menjadi pelatih kepala mereka musim depan.
Melansir Four Four Two, klub disebut ingin mengambil keputusan sebelum Piala Dunia dimulai demi menghindari ketidakpastian panjang selama bursa transfer musim panas. Dan saat ini, nama Michael Carrick justru berada di posisi terdepan.
Pelatih interim United itu disebut berhasil meyakinkan jajaran manajemen klub lewat performa impresif dalam beberapa bulan terakhir. Carrick kini dikabarkan mendapat dukungan penuh dari CEO Omar Berrada dan direktur sepak bola Jason Wilcox untuk dipertahankan secara permanen.
Baca Juga: Rumor Transfer: Manchester United Siap Tampung Valverde Jika Hengkang dari Real Madrid
Keduanya disebut akan merekomendasikan Carrick kepada Sir Jim Ratcliffe dalam pertemuan internal klub terkait arah proyek musim depan.
Awalnya, banyak pihak memperkirakan Manchester United akan mencari nama besar lain setelah berpisah dengan Ruben Amorim. Namun performa Carrick selama masa interim tampaknya mulai mengubah pandangan manajemen klub.
Sejak mengambil alih tim, Carrick mencatatkan hasil yang cukup meyakinkan di Premier League.
Dari 15 pertandingan liga, United berhasil meraih 10 kemenangan, tiga hasil imbang, dan hanya dua kekalahan. Selain itu, Carrick juga sukses membawa Setan Merah kembali lolos ke Liga Champions.
Baca Juga: Manchester United Berpeluang Raup Tambahan Rp 2,7 Triliun usai Lolos ke Liga Champions
Catatan tersebut dianggap cukup untuk membangun keyakinan bahwa Carrick layak mendapatkan kesempatan memimpin proyek jangka panjang di Old Trafford.
Meski begitu, masih ada keraguan mengenai apakah Carrick mampu menghadapi tekanan penuh sebagai pelatih utama dalam satu musim lengkap, terutama dengan jadwal padat yang melibatkan Liga Champions, Premier League, dan kompetisi domestik lainnya.
Namun United disebut melihat Carrick sebagai sosok yang bisa membawa stabilitas yang selama ini sulit mereka temukan sejak era Sir Alex Ferguson berakhir.
Dalam beberapa tahun terakhir, Manchester United memang terus berganti pelatih tanpa hasil yang benar-benar konsisten.
Nama-nama seperti Ole Gunnar Solskjaer, Ralf Rangnick, Erik ten Hag, hingga Ruben Amorim semuanya gagal bertahan lama. Bahkan mantan pemain lain seperti Ruud van Nistelrooy dan Darren Fletcher juga sempat mengambil peran sementara di tengah situasi yang tidak stabil.
Karena itu, manajemen kini tampaknya lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan berikutnya.
Carrick sendiri bukan sosok asing di Old Trafford. Sebagai pemain, ia tampil sebanyak 464 kali untuk Manchester United dan memenangkan berbagai trofi besar, termasuk lima gelar Premier League dan satu Liga Champions.
Pengalaman tersebut diyakini menjadi salah satu alasan mengapa banyak orang di dalam klub percaya Carrick memahami identitas dan tekanan besar yang selalu mengiringi Manchester United.
Sebelum kembali ke United, Carrick juga sempat menjalani karier manajerial bersama Middlesbrough.
Di sana, ia berhasil membawa klub bangkit dari ancaman degradasi Championship hingga finis di posisi empat dan mencapai babak play-off promosi. Pada musim berikutnya, Carrick juga sukses membawa Middlesbrough mencapai semifinal Piala EFL untuk pertama kalinya sejak 2004.
Kini, peluang Carrick untuk mendapatkan pekerjaan terbesar dalam karier kepelatihannya tampak semakin terbuka lebar.
Manchester United sendiri ingin memastikan keputusan terkait posisi pelatih selesai sebelum Piala Dunia dimulai agar klub bisa fokus penuh menyusun skuad dan strategi transfer untuk musim depan.
Dan jika tidak ada perubahan besar dalam beberapa pekan ke depan, Michael Carrick tampaknya akan menjadi sosok yang dipercaya memimpin era baru Manchester United.