JawaPos.com–Kemenangan Barcelona atas Real Madrid di El Clasico ternyata menyimpan cerita emosional di balik pesta gelar La Liga mereka. Gelandang Barca Pedri mengungkapkan, para pemain memang memiliki motivasi ekstra untuk memenangkan pertandingan demi pelatih mereka, Hansi Flick.
Hansi Flick kehilangan ayahnya beberapa hari sebelum pertandingan besar di Camp Nou. Suasana haru pun terasa sejak sebelum kick off dimulai, ketika seluruh stadion mengheningkan cipta selama satu menit untuk memberikan penghormatan.
Tak hanya itu, para pemain Barcelona juga mengenakan pita hitam di lengan sebagai bentuk belasungkawa kepada sang pelatih. Di tengah atmosfer emosional tersebut, Barcelona tampil luar biasa dan berhasil mengalahkan Real Madrid 2-0 untuk memastikan gelar La Liga musim ini.
Baca Juga: Gavi Bicara Soal Pertengkaran dengan Vinicius Setelah El Clasico
Melansir Barca Blaugranes, Pedri mengaku kemenangan itu terasa jauh lebih spesial karena seluruh tim ingin memberikan dukungan untuk Flick di tengah masa sulit yang sedang dihadapi.
”Kami ingin memenangkannya di sini, dalam pertandingan El Clásico, dan sekarang itu sudah menjadi sejarah,” kata Pedri kepada Movistar.
”Kami memainkan pertandingan yang sangat bagus. Ini belum pernah terjadi sebelumnya. Ini luar biasa. Sekarang saatnya merayakan bersama keluarga dan penggemar karena ini bukanlah sesuatu yang bisa Anda raih setiap hari,” imbuh dia.
Baca Juga: Aksi Kylian Mbappe Jadi Sorotan Setelah Real Madrid Kalah di El Clasico
Gelandang timnas Spanyol itu kemudian secara khusus mempersembahkan kemenangan tersebut untuk ayah Flick.
”Kami ingin melakukannya untuk Flick dan untuk mengenang kehilangan yang dialaminya. Ini juga didedikasikan untuk ayahnya,” tutur Pedri.
Pedri sendiri tampil luar biasa sepanjang pertandingan dan dinobatkan sebagai MVP laga. Dia menjadi motor permainan Barcelona di lini tengah dan kembali menunjukkan kenapa dirinya dianggap sebagai salah satu gelandang terbaik generasi saat ini.
Malam di Camp Nou pun terasa sempurna bagi Barcelona. Mereka tidak hanya memastikan gelar La Liga di depan rival abadinya, tetapi juga melakukannya dalam suasana emosional yang membuat kemenangan tersebut terasa jauh lebih bermakna bagi seluruh tim.