← Beranda
Rencana Arbeloa untuk Kembalikan Performa Jude Bellingham
M Shofyan Dwi KurniawanMinggu, 5 April 2026 | 18.35 WIB
Jude Bellingham diharapkan kembali merumput saat derby Madrid. (ig @judebellingham)

 

JawaPos.com - Jude Bellingham akhirnya kembali bermain setelah absen hampir dua bulan akibat cedera hamstring kiri. Namun, comeback sang gelandang belum berjalan mulus.

Dalam kekalahan 2-1 Real Madrid dari Mallorca, Bellingham hanya dimainkan sekitar setengah jam dari bangku cadangan. Penampilannya terlihat belum maksimal, dan ia kesulitan memberi pengaruh besar di lapangan saat Los Blancos mencoba mengejar ketertinggalan.

Situasi itu membuat sebagian fans mulai mempertanyakan performanya. Di tengah kekecewaan akibat hasil buruk melawan Mallorca, Bellingham ikut menjadi sasaran kritik. Padahal, pemain asal Inggris itu baru saja pulih dari cedera panjang dan masih membutuhkan waktu untuk kembali ke level terbaiknya.

Baca Juga: Madura United Siap Tampil Lepas Lawan Borneo FC, Target Tiga Poin di Kandang

Melansir The Real Champs, Arbeloa pun langsung pasang badan untuk pemainnya. Menurut sang pelatih, kondisi Bellingham saat ini sangat wajar karena ia belum memiliki ritme pertandingan yang cukup.

“Wajar jika Bellingham sedikit kehilangan ritme karena dia absen selama beberapa minggu. Saya rasa dia bermain sekitar 20 menit melawan Atlético Madrid, dan hari ini dia bermain sedikit lebih dari setengah jam. Idenya adalah agar dia terus membangun kebugaran pertandingannya.”

Arbeloa menjelaskan bahwa Real Madrid tidak ingin terburu-buru memaksakan Bellingham bermain penuh. Fokus utama saat ini adalah meningkatkan menit bermainnya secara bertahap agar sang gelandang bisa kembali fit sepenuhnya tanpa risiko cedera kambuh.

Baca Juga: Persija Incar Tiga Poin di Lampung, Mauricio Souza Waspadai Permainan Bhayangkara FC

“Kita tidak bisa mengharapkan dia berada di puncak performanya tanpa memainkan banyak pertandingan. Ini baru pertandingan keduanya sejak jeda panjang ini, jadi kita perlu bersabar dengannya.”

Pendekatan ini masuk akal. Cedera hamstring bukan tipe masalah yang bisa langsung hilang begitu saja setelah pemain kembali ke lapangan. Banyak pemain membutuhkan beberapa laga untuk mengembalikan sentuhan, kepercayaan diri, dan intensitas permainan mereka.

Bellingham sendiri pernah menunjukkan betapa pentingnya dirinya untuk Real Madrid. Pada musim pertamanya di Santiago Bernabeu, ia menjadi salah satu pemain paling menentukan, tampil dekat dengan gawang lawan, mencetak banyak gol, dan ikut membawa klub meraih gelar.

Karena itu, Arbeloa tampaknya tidak ingin mengambil risiko besar. Ia tahu bahwa Bellingham yang fit dan berada dalam kondisi terbaik akan jauh lebih berharga dibanding memaksanya bermain penuh terlalu cepat lalu kehilangan sang pemain lagi karena cedera.

Selain itu, Arbeloa juga masih mencari formula terbaik di lini tengah Real Madrid. Dengan banyaknya pemain berkualitas yang tersedia, ia harus menemukan peran yang paling cocok untuk Bellingham di dalam sistem yang terus berkembang.

Baca Juga: Evaluasi Kendal Tornado FC Usai Tumbang dari Persiku, Ini Kata Stefan Keelt

Bellingham mungkin belum tampil tajam sekarang, tetapi ini lebih soal waktu daripada kualitas. Pemain seperti dirinya tidak tiba-tiba kehilangan kemampuan hanya karena beberapa pertandingan buruk.

Untuk saat ini, Real Madrid hanya perlu bersabar. Dan bagi Bellingham, proses kembali ke performa terbaik mungkin tidak instan, tetapi tanda-tanda kebangkitannya tinggal menunggu waktu.

EDITOR: Banu Adikara