← Beranda
Mantan Pelatih Liverpool Jurgen Klopp Ogah Kembali ke Dunia Kepelatihan
M Shofyan Dwi Kurniawan• Rabu, 1 Oktober 2025 | 23.48 WIB
Mantan Pelatih Liverpool Jurgen Klopp Ogah Kembali ke Dunia Kepelatihan

JawaPos.com - Mantan pelatih Liverpool, Jürgen Klopp, menegaskan bahwa dirinya tidak berencana kembali ke ruang ganti untuk melatih klub mana pun. Meski begitu, ia mengakui tidak bisa menjanjikan bahwa pandangannya akan tetap sama di masa depan.

Klopp mengakhiri masa baktinya bersama The Reds pada musim panas 2024, setelah hampir sembilan tahun menukangi tim asal Merseyside. 

Alasan utamanya adalah kelelahan, usai lebih dari dua dekade menjalani karier kepelatihan nyaris tanpa henti di Mainz, Borussia Dortmund, hingga Liverpool.

Baca Juga: Liverpool Derita Dua Kekalahan Beruntun dari Crystal Palace dan Galatasaray, Virgil Van Dijk Yakin The Reds akan Berbenah

Meski tidak menyebut dirinya pensiun, penunjukan Klopp sebagai kepala sepak bola global Red Bull sempat mengejutkan banyak pihak. 

Nama pelatih asal Jerman ini bahkan sempat dikaitkan dengan sejumlah klub papan atas. Pada April lalu, ia disebut-sebut berpotensi menggantikan Carlo Ancelotti di Real Madrid. Namun, rumor itu tidak pernah menjadi kenyataan.

Klopp pun menegaskan posisinya sekarang. “Saya tidak ingin bekerja sebagai pelatih lagi,” ujarnya kepada The Athletic. 

Baca Juga: Bukan Jurgen Klopp! Mohamed Salah Pilih Sosok ini Sebagai Pelatih Terbaik Sepanjang Kariernya

Ketika diminta memperjelas pernyataan tersebut, Klopp memberi sedikit kemungkinan. 

“Itulah yang kupikirkan. Tapi kau tidak pernah tahu. Aku 58 tahun. Kalau aku mulai lagi di usia 65, semua orang pasti berkata, ‘Bukankah kau bilang tidak akan kembali?’ Ya, saat itu aku benar-benar yakin! Tapi untuk sekarang, aku tidak merindukan apa pun.”

Ia juga mengenang keputusannya untuk mundur—yang diumumkan secara mengejutkan pada Januari 2024. 

“Saya berhenti di Liverpool pada usia 57 tahun. Saya yakin tidak akan berhenti bekerja, tapi saya butuh jeda. Saya sempat beristirahat sekitar tujuh bulan, dan saya menikmatinya—luar biasa,” kata Klopp.

Sejak memulai karier kepelatihan di Mainz pada 2001, Klopp mengaku mendedikasikan seluruh hidupnya untuk sepak bola. 

“Saya menjalani 25 tahun dengan semangat penuh, tanpa menoleh ke kanan dan kiri,” jelasnya. 

Dampaknya, ia jarang menikmati hal-hal sederhana. 

“Dalam 25 tahun, saya hanya dua kali menghadiri pernikahan—satu pernikahan saya sendiri, satunya lagi dua bulan lalu. Saya juga hanya empat kali ke bioskop, dan semuanya dalam delapan minggu terakhir.”

Kini, Klopp merasa punya waktu untuk menikmati hidup yang selama ini terlewatkan. 

“Saya pernah bepergian ke banyak negara, tapi hanya melihat hotel, stadion, atau tempat latihan. Tidak ada yang lain. Dulu saya tidak merindukannya, tapi sekarang mungkin saya akan merindukannya,” ujarnya.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho