JawaPos.com - Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengatakan bahwa Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor alias Gus Muhdlor Ali otomatis berhenti sebagai anggota PKB. Hal itu usai dirinya mengikuti deklarasi dukungan kepada pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Baca Juga: Kabar Baik bagi Mahasiswa UB dan UM, Pihak Kampus Pastikan UKT Tidak Naik, Ini Penjelasannya
"Otomatis berhenti dari PKB, ya otomatis," ujarnya kepada wartawan, Jumat (2/2).
Calon wakil presiden nomor urut 1 itu mengatakan bahwa Gus Muhdlor tak mengikuti perintah partai untuk memenangkan pasangan Anies-Muhaimin. Sehingga, sanksi itu wajar dikenakan.
"Tidak sesuai dengan perintah partai," tandas Cak Imin.
Sebelumnya, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali alias Gus Muhdlor Deklarasi Santri derek kiai Prabowo-Gibran di Ponpes Progresif Bumi Shalawat Lebo Sidoarjo, Kamis (1/2).
Deklarasi ini dihadiri sekitar puluhan ribu lebih relawan dan simpatisan pasangan Prabowo-Gibran yang bertempat di parkir Selatan ponpes Bumi Sholawat di Desa Lebo Kecamatan Kota Sidoarjo.
Turut hadir dalam Deklarasi diantaranya KH Agoes Ali Masyhuri pengasuh Ponpes Progresif Bumi Sholawat, KH Asep Saifuddin Chalim pengasuh Ponpes Amanatul Ummah Pacet Mojokerto, Bupati Gresik Fandy Ahmad Yani dan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali.
Dalam sambutannya Bupati Sidoarjo mengatakan bahwa semua santri di Sidoarjo mendukung Prabowo-Gibran dalam satu putaran.
"Yang pantas melanjutkan pembangunan Indonesia maju adalah Prabowo-Gibran," kata Gus Muhdlor. (*)