← Beranda
Anies Sebut Kampanye Pilpres Modal Dengkul Plus, Begini Maksudnya
Tazkia Royyan HikmatiarJumat, 29 Desember 2023 | 03.09 WIB
Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan memberikan sambutan saat deklarasi dukungan dari Keluarga Besar Himpunan Mahasiswa Islam (KB HMI) di Jakarta, Rabu (27/12/2023).
 
 
JawaPos.com-Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan mengakui bahwa modal kampanyenya adalah yang paling sedikit di antara pasangan calon presiden lain. Ia menyebut modal kampanyenya hanya "dengkul plus". 
 
 
"Dengkul plus itu artinya modalnya jalan aja keliling ke mana-mana," ujarnya dalam acara Haul ke-12 KH. Ahmad Sufyan Miftahul Arifin di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, 
 
Hal itu menurutnya berbeda dengan pasangan calon presiden lain yang mempunyai ongkos lebih besar untuk kampanye. Salah satu tandanya adalah justru tidak banyak keliling.
 
"Kalau yang punya uang banyak itu gak pergi-pergi. Yang pergi-pergi itu balihonya. Balihonya di mana-mana, orangnya gak di mana mana," ucap Anies yang disambut riuh hadirin. 
 
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengakui bahwa dirinya justru tak punya banyak baliho di daerah-daerah yang ada di Indonesia.  
 
"Dan kalaupun banyak baliho dipasang, balihonya itu unik. Fotonya mirip Anies-Muhaimin. Kenapa? Karena dibuat swakarsa, swadaya, swadana," jelasnya.
 
Bahkan, baliho-baliho yang dibuat secara mandiri itu, kata Anies, warnanya berbeda-beda dari partai pengusungnya dalam Pilpres 2024. 
 
"Kalau warnanya sama, nah itu berarti bikinnya dari Jakarta. Tapi kalau warnanya beda-beda, tiap kampung bikin sendiri. Itulah spanduk rakyat yang beredar di mana mana. Kadang milih warnanya gak sesuai sama partai pendukungnya," ungkapnya.
 
 
"Kan pendukungnya itu PKB hijau, NasDem rodo biru, PKS rodo oranye, nah itu warnanya bisa merah, bisa biru yang sebrang. Pokoknya pasang spanduk. Tapi itulah perjuangan yg barangkali insya Allah gerakan orang-orang ikhlas ini punya efek yang lebih besar," tandas Anies. (*)
EDITOR: Dinarsa Kurniawan