JawaPos.com - Keputusan Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang memilih putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto menuai kritik dan memunculkan polemik. Banyak pihak menyesalkan keputusan tersebut.
Salah satunya diutarakan oleh Imam Shamsi Ali, ulama asal Indonesia yang juga Presiden Nusantara Foundation. Imam Shamsi menyoroti keputusan tersebut.
Padahal, Prabowo punya banyak opsi cawapres. Di antaranya ada mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Menurut dia, Ridwan Kamil dan Erick Thohir punya banyak kelebihan.
Baca Juga: Jangan Ditangani Sembarangan, Berikut 4 Cara Menangani Masuk Angin yang Benar dan Tidak Membahayakan
”Komunikasi andal termasuk bahasa asing, networking yang luas dalam dan luar negeri, matang atau dewasa,” kata Imam Shamsi dalam cuitannya, Senin (23/10).
Imam Shamsi menyebutkan, Ridwan Kamil yang saat ini berstatus sebagai kader Partai Golkar, memiliki banyak kelebihan. Meski tidak dipilih sebagai cawapres, nama RK kerap muncul dalam berbagai hasil survei capres dan cawapres.
Kinerjanya selama menjadi wali kota Bandung dan Gubernur Jawa Barat menjadi salah satu alasan munculnya nama tokoh berdarah sunda tersebut. Sayangnya, dengan segala kelebihan RK, dia tidak maju dalam kontestasi pilpres.
"Kurangnya satu, dia bukan anak presiden,” cetus Imam Shamsi.
Terpisah, Ketua Umum Partai Gerindra yang juga menjadi bakal capres dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto angkat bicara soal tuduhan Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka melanggengkan dinasti politik Jokowi karena menjadi cawapres. Menurut Prabowo, tidak ada salahnya jika keluarga Presiden Joko Widodo mengabdi untuk rakyat dan bangsa Indonesia.
"Kita dinasti yang ingin mengabdi untuk rakyat. Kalau dinastinya Pak Jokowi ini berbakti untuk rakyat, kenapa? Salahnya apa?" tegas Prabowo di The Dharmawangsa Jakarta, Senin (23/10).
Baca Juga: Pengen Tambah Penghasilan? Berikut 5 Tips Bagi Waktu Jika Ingin Punya Pekerjaan Sampingan
Prabowo mengatakan dirinya juga merupakan bagian dari dinasti politik. Namun, dirinya dan keluarga mengabdi untuk bangsa dan negara.
"Saya juga dinasti. Saya anaknya Soemitro, cucunya Margono Djojohadikusumo. Paman saya gugur untuk RI. Kita dinasti merah putih. Kita dinasti patriot," pungkas Prabowo.