JawaPos.com - Ratusan buruh dari elemen Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) hingga Partai Buruh masih bertahan di tengah teriknya matahari di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. Dominasi warna biru dan oranye itu disorot terik matahari sembari menunggu pembacaan putusan Mahkamah Konstitusi terkait UU Cipta Kerja.
Di tengah terik matahari yang sedang garang-garangnya belakangan ini, massa aksi yang melipir mencari tempat berteduh diminta untuk merapat ke mobil komando yang berhadapan dengan beton-beton dan kawat berduri penghalang ke arah Istana Negara di Jalan Medan Merdeka Barat.
"Ayo, ayo, semua merapat, kawan-kawan. Kita saksikan bersama putusan MK terkait UU Cipta Kerja. Kita pastikan bersama kalau UU itu harus dicabut!" teriak lantang salah satu orator di atas mobil komando, Senin (2/10).
Setelah itu, beberapa petugas koordinator lapangan massa aksi itu menyisiri sudut-sudut di area Patung Kuda yang dijadikan beberapa massa berteduh. Meminta agar mereka ikut bergabung ke depan mobil komando untuk mendengarkan orasi maupun hanya ikut bernyayi.
"Ayok, Bang. Ayok. Kita bareng biar kelihatan solid, ayok," tegur salah seorang petugas yang mengenakan pakaian oranye itu.
Baca Juga: 6 Tuntutan Partai Buruh di Aksi May Day, Dari Hapus UU Cipta Kerja Hingga Pilih Capres Pro Buruh
Sementara itu, di tengah-tengah mobil komando, orang-orang berjingkrak-jingkrak senada dengan musik yang dilantunkan melalui pengeras suara di mobil komando. Mereka menari-nari sambil menunggu putusan MK dibacakan.
Hingga saat ini, jalanan di sekitar Patung Kuda menuju Jalan Merdeka Barat ditutup total. Sementara ke arah Monas maupun arah Bundaran HI masih dibuka meskipun jalanan menjadi lebih padat dari biasanya.