← Beranda
Jokowi Bertemu Raja Saudi, Kuota Haji Indonesia Tambah 10 Ribu Lagi
Ayatollah• Senin, 14 September 2015 | 14.09 WIB
Photo

JawaPos.Com - Kuota jamaah haji Indonesia tahun depan positif bertambah 10 ribu. Keputusan tentang penambahan tersebut disampaikan langsung Menteri Negara urusan Agama Kerajaan  Arab Saudi Muhamad Ali Sheikh pada Presiden Joko Widodo, di Istana Raja Faisal, Jeddah, Sabtu malam (12/9) lalu.



 



Pertemuan dengan Muhamad Ali Sheikh merupakan bagian dari rangkaian pertemuan yang dilakukan Presiden Jokowi dalam agenda kunjungan kerjanya. Siang harinya, presiden sempat terlebih dulu mengikuti jamuan santap siang bersama Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz.



Sekretaris Kabinet Pramono Anung yang ikut dalam rombongan mengungkapkan, perlunya penambahan kuota haji Indonesia merupakan salah satu yang disampaikan Presiden Jokowi dalam acara makan siang itu. “Kuota ini menjadi hal yang penting, karena Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk muslik yang besar,” tutur Pramono Anung, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (13/9).



Sejak 2013, Pemerintah Arab Saudi telah memutuskan pengurangan kuota haji terhadap seluruh negara sebanyak 20 persen. Indonesia yang awalnya mendapat kuota sebesar 211 ribu jamaah, turun menjadi 168.800 jamaah. Alasan keamanan karena sedang melakukan renovasi Masjidilharam yang menjadi dasar keputusan pemotongan kuota tersebut.



Sejumlah upaya diplomasi sempat dilakukan pemerintah Indonesia agar kuota haji bisa ditambah. Salah satunya yang diupayakan Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin yang menemui sejumlah pihak di Arab Saudi, pada pertengahan Januari 2015 lalu. Namun, ketika itu, masih gagal. Pemerintah setempat tetap pada sikapnya.



Kebijakan pengurangan kuota itu menyebabkan daftar tunggu jamaah haji Indonesia juga semakin besar. Saat ini, jumlahnya sudah mencapai sekitar 1,4 juta. Para calon jamaah haji itu harus menunggu 5-10 tahun agar bisa melaksanakan ibadah haji.



“Tentunya, tambahan 10 ribu jamaah ini sangat berarti, walaupun kita ingin bisa kembali sebesar 211 ribu jamaah,” pungkas mantan wakil ketua MPR itu.(dyn/JPG)

EDITOR: Ayatollah