← Beranda
Wayne Rooney Sebut Argentina Layak Kalah di Final Piala Dunia 2026
M Shofyan Dwi KurniawanRabu, 22 Juli 2026 | 02.52 WIB
Legenda Manchester United Wayne Rooney. (ig @waynerooney)
 
 

 

JawaPos.com - Legenda Inggris Wayne Rooney melontarkan kritik tajam kepada Argentina setelah kekalahan mereka dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026. Menurutnya, La Albiceleste pantas menelan kekalahan setelah gagal mengendalikan emosi, baik selama pertandingan maupun setelah peluit akhir dibunyikan.

Spanyol memastikan gelar juara dunia kedua mereka usai menang 1-0 atas Argentina melalui gol Ferran Torres di babak perpanjangan waktu dalam laga yang berlangsung di Stadion MetLife, New Jersey.

Namun, sorotan tak hanya tertuju pada kemenangan La Roja. Seusai pertandingan, kericuhan terjadi ketika sejumlah pemain Argentina terlibat konfrontasi dengan para pemain Spanyol.

Kericuhan Warnai Akhir Pertandingan

Insiden bermula saat Rodri dihampiri bek Argentina, Nahuel Molina. Situasi kemudian memanas ketika Leandro Paredes terlibat keributan dengan Eric Garcia dan Gavi.

Baca Juga: Ditagih Striker Norwegia Erling Haaland, Wayne Rooney Tepati Janji Mendayung di Sungai Hudson

Paredes bahkan terlihat menarik dan membanting pemain Spanyol ke lapangan sebelum akhirnya diganjar kartu merah setelah pertandingan berakhir.

Sebelumnya, Argentina juga sudah kehilangan Enzo Fernandez yang diusir keluar lapangan pada babak tambahan waktu kedua setelah menerima kartu kuning kedua akibat tekel keras terhadap Pau Cubarsí. Gelandang Chelsea itu sebelumnya telah mendapat kartu kuning karena memprotes keputusan wasit.

Rooney: Mereka Mendapatkan Apa yang Pantas

Melansir The Standard, berbicara sebagai komentator BBC, Rooney menilai perilaku para pemain Argentina bukanlah sesuatu yang mengejutkan.

"Kita pernah melihat hal serupa terjadi pada Argentina sebelumnya. Ini bukan reaksi yang kita inginkan. Kita juga melihat hal serupa setelah menyingkirkan Inggris di babak sebelumnya. Enzo Fernandez mendapatkan apa yang pantas dia dapatkan. Ini mengecewakan. Sungguh menyedihkan."

Baca Juga: Wayne Rooney Kecam Taktik Thomas Tuchel Usai Inggris Disingkirkan Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026

"Jika Anda kalah dalam permainan, segera tinggalkan tempat itu. Itu tidak cukup baik. Itu adalah reaksi karena mereka dikalahkan dalam permainan, dalam pertarungan, dan dalam strategi. Mereka akhirnya menggunakan cara itu. Itu menyedihkan."

Joe Hart Puji Sikap Lionel Messi

Mantan kiper timnas Inggris, Joe Hart, juga mengkritik keras tindakan para pemain Argentina seusai pertandingan.

Menurut Hart, hanya Lionel Messi yang menunjukkan sikap sportif setelah kekalahan tersebut.

"Ini menjijikkan. Ada satu orang di lapangan yang benar-benar berkelas dan itu adalah Lionel Messi. Dia berjabat tangan dengan setiap pemain Spanyol. Pertandingan sudah selesai. Mereka sama sekali tidak bisa mengeluh tentang apa yang terjadi hari ini. Perilaku yang menjijikkan."

Baca Juga: Thomas Tuchel Calon Dipecat? Berikut Tanggapan FA hingga Wayne Rooney

"Rodri tidak perlu berkonfrontasi langsung dengan mereka, tetapi ketika Anda sudah kesal selama 120 menit, dan Anda merasa dirugikan dengan wasit yang terus mengawasi Anda, Anda sudah meraih kemenangan, wasit sudah meniup peluitnya, biarkan saja."

Micah Richards Soroti Aksi Leandro Paredes

Mantan bek Manchester City, Micah Richards, juga menilai Leandro Paredes sebagai sosok yang paling bertanggung jawab atas kericuhan setelah pertandingan.

"Ini memalukan. Mereka tahu Spanyol adalah tim yang lebih baik dalam penguasaan bola, tetapi apa yang bisa mereka lakukan untuk mengganggu mereka tanpa bola? Mereka selalu berada di ambang kemenangan. Melihat hal semacam itu setelah pertandingan selesai dan seseorang telah dinobatkan sebagai juara dunia bukanlah hal yang cukup baik."

Baca Juga: Rooney dan Quaresma Kritik Trio Gelandang Portugal, Dinilai Gagal Maksimalkan Cristiano Ronaldo di Piala Duia 2026

"Ini memalukan. Paredes tidak perlu melakukan itu. Dia lebih baik dari itu. Dia tidak berhenti sampai di situ. Dia terus maju dan maju."

Kericuhan tersebut menutup final Piala Dunia 2026 dengan nuansa yang kurang menyenangkan. Di tengah pesta juara Spanyol, aksi emosional sejumlah pemain Argentina justru menjadi sorotan dan menuai kritik dari banyak mantan pemain maupun pengamat sepak bola.

EDITOR: Edi Yulianto