← Beranda
Tingkah Lionel Messi saat Minta Marc Cucurella Dikartu Merah Jadi Sorotan
M Shofyan Dwi KurniawanRabu, 22 Juli 2026 | 02.27 WIB
Kapten timnas Argentina Lionel Messi. (Dok. IG/@afaseleccionen)
 
 

 

JawaPos.com - Lionel Messi menjadi pusat perhatian bukan hanya karena penampilannya di final Piala Dunia 2026, tetapi juga akibat tindakannya yang memicu kontroversi saat Argentina menghadapi Spanyol di Stadion MetLife, New York.

Kapten Argentina itu mendapat kritik setelah berusaha membuat bek Spanyol, Marc Cucurella, mendapat kartu merah dalam laga yang akhirnya dimenangkan La Roja 1-0 melalui babak perpanjangan waktu.

Berawal dari Kartu Merah Enzo Fernandez

Melansir The Independent, insiden terjadi tak lama setelah Enzo Fernandez menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap Pau Cubarsi. Keputusan tersebut membuat Argentina harus bermain dengan 10 orang.

Baca Juga: Mengapa Rodri Memenangkan Bola Emas Piala Dunia 2026, Bukan Lionel Messi?

Sejumlah pemain Argentina langsung mengerubungi wasit asal Slovenia, Slavko Vincic, untuk memprotes keputusan itu.

Di tengah situasi tersebut, Cucurella terlihat mencoba berbicara kepada Messi. Namun, penyerang berusia 39 tahun itu justru mendatangi Vincic sambil mengisyaratkan bahwa Cucurella berbicara kepadanya dengan menutupi mulut.

Gestur tersebut dinilai sebagai upaya agar bek Spanyol itu ikut dikenai sanksi.

Aturan FIFA Jadi Sorotan

Pada Piala Dunia 2026, FIFA memang menerapkan aturan yang memungkinkan pemain dikenai hukuman jika terbukti berbicara kepada lawan sambil menutupi mulut untuk menyembunyikan isi percakapan.

Baca Juga: Lionel Messi Gagal Tutup Karier Piala Dunia dengan Manis, Argentina Takluk dari Spanyol di Final 

Aturan itu sebelumnya sempat diterapkan dalam turnamen ini, sehingga aksi Messi langsung memancing perhatian karena dianggap mencoba memanfaatkan regulasi tersebut untuk membuat jumlah pemain kedua tim kembali seimbang.

Namun, wasit Slavko Vincic tidak menganggap tindakan Cucurella sebagai pelanggaran yang layak dihukum, sehingga pertandingan tetap dilanjutkan tanpa sanksi tambahan.

Lee Dixon: Jangan Bersikap Kekanak-kanakan

Mantan bek Inggris yang menjadi komentator ITV, Lee Dixon, mengecam tindakan Messi tersebut.

"Permainan ini sudah berubah. Jika seseorang bisa mendapat kartu kuning atau bahkan kartu merah karena hal seperti itu, pemain seharusnya tidak mencoba membuat lawannya diusir hanya karena alasan tersebut."

Baca Juga: Lionel Messi Sulit Lupakan Kekalahan Timnas Argentina di Final Piala Dunia 2026

Ia menambahkan bahwa tindakan seperti itu terlihat kekanak-kanakan dan tidak seharusnya terjadi dalam pertandingan sebesar final Piala Dunia.

Spanyol Akhirnya Angkat Trofi

Di luar kontroversi tersebut, Spanyol tampil lebih dominan sepanjang pertandingan.

Argentina gagal melepaskan satu pun tembakan selama 90 menit waktu normal dan lebih banyak bertahan menghadapi tekanan La Roja. Emiliano Martinez beberapa kali menyelamatkan gawang Argentina, termasuk menggagalkan peluang emas Lamine Yamal.

Baca Juga: Usai Piala Dunia 2026, Ini 5 Kandidat Terkuat Pemenang Ballon d'Or dari Messi hingga Lamine Yamal

Keunggulan jumlah pemain akhirnya dimanfaatkan Spanyol setelah Ferran Torres mencetak gol pada babak kedua perpanjangan waktu untuk memastikan kemenangan 1-0.

Kekalahan itu menjadi penutup yang pahit bagi Argentina. Ketegangan bahkan berlanjut setelah peluit panjang dibunyikan ketika sejumlah pemain kedua tim terlibat adu mulut di tengah lapangan, sementara bagi Messi, laga tersebut diyakini menjadi penampilan terakhirnya di ajang Piala Dunia.

EDITOR: Edi Yulianto