← Beranda
Final Piala Dunia 2026: Aymeric Laporte Soroti Rumor Argentina ‘Dibantu’ Wasit Jelang Laga Kontra Spanyol
Andika RachmansyahSenin, 20 Juli 2026 | 05.13 WIB
Bek timnas Spanyol Aymeric Laporte. (Instagram/@sefutbol)

 

JawaPos.com - Bek Spanyol, Aymeric Laporte, menyoroti rumor Argentina yang kerap disebut ‘dibantu’ wasit jelang berjumpa di laga final Piala Dunia 2026. Laporte berharap, wasit yang memimpin laga final nanti bertindak adil demi menjaga kualitas pertandingan.

Spanyol akan menantang Argentina di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7) pukul 02.00 WIB. Duel ini diprediksi akan berjalan menarik, karena mempertemukan tim negara raksasa dari benua berbeda.

Jelang duel tersebut, Laporte menyoroti gaya permainan Argentina yang kerap mengandalkan kekuatan fisik. Eks pemain Manchester City itu menyebut bahwa ada beberapa pelanggaran keras yang dilakukan Lionel Messi cs, namun justru lolos dari hukuman wasit.

Baca Juga: Jangan Tertipu Bajakan! Jadwal dan Link Live Streaming Resmi Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026

"Dalam beberapa pertandingan terakhir, kami melihat banyak hal yang benar-benar mengejutkan kami, ada insiden-insiden yang diabaikan begitu saja,” kata Laporte, dikutip dari instagram Fabrizio Romano @fabriziorom, Minggu (19/7/2026).

“Terutama yang melibatkan Argentina, karena mereka adalah tim yang sering mengirimkan 'pesan-pesan kecil' lewat tekel atau pelanggaran yang mereka lakukan,” sambungnya.

Maka itu, Argentina pun kerap disebut ‘dibantu’ wasit selama turnamen Piala Dunia 2026. Beberapa keputusan wasit yang menjadi sorotan publik terjadi ketika La Albiceleste -julukan Timnas Argentina- menghadapi Mesir di babak 16 besar dan Inggris di babak semifinal.

Baca Juga: Nonton Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina? Ini 40 Titik Nobar di Jakarta dan Sekitarnya

Laporte pun berharap kepada wasit yang akan memimpin duel Spanyol vs Argentina bisa bertindak adil. Jika memang terjadi pelanggaran keras, wasit harus bersikap tegas dalam mengambil keputusan.

"Hal seperti itu seharusnya tidak dibiarkan terjadi di kompetisi sebesar ini, karena bisa mengganggu konsentrasi dan memancing emosi lawan. Sudah menjadi tugas wasit untuk mengendalikan situasi seperti itu agar pertandingan tetap berada di bawah kendalinya dan tidak didikte oleh para pemain,” tutur Laporte.

Lebih lanjut, Laporte menegaskan bahwa Spanyol telah menunjukkan permainan sportif sepanjang kampanye mereka di Piala Dunia 2026. Di final, La Furia Roja -julukan Timnas Spanyol- akan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.

"Sejak awal turnamen, kami selalu menjadi tim yang bermain secara sportif dalam hal tersebut. Kami bukan tipe tim yang suka menendang lawan atau melakukan pelanggaran sembrono,” paparnya.

"Saya rasa kami harus tetap memainkan final Piala Dunia dengan cara seperti itu. Namun memang benar, banyak hal nantinya akan bergantung pada bagaimana wasit memimpin pertandingan,” lanjut Laporte.

Sekadar diketahui, pertandingan final ini mengukir sejarah baru. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, laga final Piala Dunia mempertemukan juara bertahan Piala Eropa dan Copa America.

EDITOR: Edi Yulianto