JawaPos.com - Kekalahan Prancis oleh Spanyol di semifinal Piala Dunia 2026 (15/7) masih belum bisa diterima publik Negeri Anggur. Hingga kemarin (17/7), sudah muncul petisi agar laga semifinal tersebut diulang. Lebih dari 50 ribu tanda tangan yang mendukung petisi tersebut.
Laga itu mereka anggap tidak sah terkait gol pertama Spanyol (dari kemenangan 2-0) pada menit ke-22. Bola diklaim lebih dulu menyentuh tangan wide attacker Spanyol Lamine Yamal sebelum sapuan bek kiri Prancis Lucas Digne menjatuhkan bintang muda FC Barcelona itu. Jika penalti dianulir, maka gol penalti false nine Spanyol Mikel Oyarzabal juga dianggap tidak sah.
Baca Juga: Ditanya Soal Rumor Marselino Ferdinan ke Persija Jakarta, Shin Tae-yong Beri Jawaban Mengejutkan
”Olahraga harus dijalankan sesuai dengan aturan. Tetapi, aturan tersebut tidak ditegakkan dalam pertandingan ini,” begitu pernyataan dalam petisi tersebut.
Perlawanan pendukung Prancis bukan hanya petisi. Melainkan juga berdampak pada produk-produk Spanyol yang dijual di supermarket-supermarket Prancis. Laporan media Prancis menyebutkan, warga Negara Mode itu telah menyerukan boikot barang-barang asal Spanyol.
Baca Juga: Absen Lawan Inggris! William Saliba Operasi Tulang Punggung, Potensi Menepi Lima Bulan