JawaPos.com - Jude Bellingham akhirnya memecah keheningan setelah Timnas Inggris gagal melangkah ke final Piala Dunia 2026 usai dikalahkan Argentina.
Gelandang Real Madrid itu memilih menyampaikan perasaannya lewat sebuah unggahan emosional di media sosial yang berisi pesan tentang persatuan dan rasa terima kasih kepada para suporter.
Kekalahan 1-2 dari Argentina di babak semifinal Piala Dunia 2026 masih menyisakan kekecewaan bagi skuad Inggris.
Salah satu pemain yang menjadi sorotan adalah Jude Bellingham, yang baru memberikan tanggapan beberapa hari setelah pertandingan berakhir.
Baca Juga: Pukul Bagian Belakang Kepala Valentin Barco usai Laga Semifinal, Jude Bellingham Bisa Disanksi
Melalui akun Instagram pribadinya, Bellingham mengaku membutuhkan waktu untuk menemukan kata-kata yang tepat untuk menggambarkan perasaannya.
Ia kemudian membagikan sebuah puisi karya pembawa acara Michael Chandler yang dinilai mampu mewakili isi hatinya setelah perjalanan Inggris di turnamen berakhir.
Menurut Bellingham, kekalahan memang menyakitkan, tetapi dukungan yang diberikan publik Inggris sepanjang turnamen menjadi hal yang tidak akan pernah dilupakannya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendukung yang rela datang ke Amerika Serikat untuk memberikan dukungan langsung kepada The Three Lions.
Bellingham berharap kebersamaan yang terbangun selama Piala Dunia tidak berhenti hanya karena hasil yang mengecewakan.
"Terima kasih atas dukungan luar biasa dari rumah dan kepada semua orang yang telah menghabiskan uang hasil kerja keras mereka untuk datang mendukung kami. Jangan biarkan persatuan dan cinta yang kita rasakan selama turnamen ini berakhir. Saat kita bersatu, kita bisa meraih hal-hal besar, dan kami akan melakukannya," tulis Bellingham.
Unggahan tersebut langsung mendapat perhatian jutaan pengikutnya di Instagram. Banyak suporter memberikan dukungan agar pemain berusia 23 tahun itu segera bangkit dan membawa Inggris tampil lebih baik pada turnamen berikutnya.
Puisi yang dibagikan Bellingham sendiri mengangkat filosofi seekor singa sebagai simbol keberanian, keteguhan hati, serta disiplin.
Isi puisi itu menekankan bahwa kemenangan sejati tidak hanya diukur dari trofi, melainkan dari kemampuan seseorang mengalahkan rasa takut, menjaga karakter, dan terus berjuang dalam situasi sulit.
Di tengah simpati yang mengalir kepada Bellingham, muncul pula sindiran dari keluarga pemain Argentina.
Seba Fernandez, adik gelandang Argentina Enzo Fernandez, mengunggah pesan singkat di media sosial yang berbunyi, "Ha, ha. Bye, Bellingham."
Sindiran tersebut merujuk pada keberhasilan Argentina mengalahkan Inggris sekaligus penampilan Enzo Fernandez yang berkontribusi dalam kemenangan Albiceleste menuju final.
Selain itu, Bellingham juga sempat menjadi sorotan karena terlibat adu argumen dengan Lionel Messi saat pertandingan berlangsung. Momen tersebut memunculkan berbagai spekulasi di media sosial.
Namun, Bellingham menegaskan bahwa percakapannya dengan kapten Argentina itu sama sekali bukan perselisihan serius. Ia menjelaskan bahwa mereka hanya berdiskusi mengenai sebuah pelanggaran yang terjadi di lapangan.
Menurutnya, Messi mempertanyakan pelanggaran yang diterimanya, sementara dirinya hanya menjawab bahwa pemain sekaliber Messi tentu mampu menghadapi situasi tersebut.
"Orang-orang mungkin akan membesar-besarkan kejadian itu, padahal sebenarnya tidak ada masalah," ujar Bellingham.
Meski harus menerima kenyataan tersingkir dari Piala Dunia, Bellingham tetap menunjukkan rasa hormat kepada Messi. Ia mengaku kecewa karena berada di pihak yang kalah, tetapi merasa terhormat bisa berhadapan langsung dengan salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah sepak bola.
Kini Inggris harus mengalihkan fokus ke agenda internasional berikutnya. Sementara itu, Argentina bersiap menghadapi partai final Piala Dunia 2026 dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah menyingkirkan salah satu kandidat juara.