← Beranda
Thomas Tuchel Calon Dipecat? Berikut Tanggapan FA hingga Wayne Rooney
Edi YuliantoJumat, 17 Juli 2026 | 04.00 WIB
Thomas Tuchel (Bein Sports)

 

JawaPos.com - Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) telah mengambil keputusan apakah akan memecat Thomas Tuchel setelah kekalahan mengecewakan Inggris 2-1 melawan Argentina di semifinal Piala Dunia 2026.

Inggris unggul lebih dulu di babak kedua melalui Anthony Gordon, membawa The Three Lions ke ambang penampilan final Piala Dunia pertama mereka sejak 1966.

Namun, Tuchel mendapat kecaman setelah melakukan serangkaian pergantian pemain bertahan setelah unggul 1-0 melawan juara bertahan.

Baca Juga: Mode Cerdik atau Curang? Lionel Messi Cs Mendapati Contekan di Botol Minum Kiper Inggris Jordan Pickford

Pencetak gol Gordon digantikan pada menit ke-72 oleh bek tengah Ezri Konsa saat Tuchel beralih ke formasi lima bek. Dan Burn menggantikan Reece James yang cedera 10 menit kemudian, sementara bek sayap Nico O’Reilly masuk menggantikan Declan Rice.

Lionel Messi, kandidat Ballon d'Or, yang menanggapi tuduhan bahwa Argentina telah diuntungkan oleh favoritisme FIFA di turnamen musim panas ini, kemudian menghukum taktik defensif Inggris dengan memberikan dua assist berturut-turut untuk Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez.

Tuchel bereaksi dengan memasukkan Ivan Toney dan Marcus Rashford di menit-menit akhir waktu tambahan, tetapi kerusakan sudah terlanjur terjadi.

Rooney Mengecam Pergantian Pemain Tuchel

Legenda Inggris Wayne Rooney tidak menahan diri dalam penilaiannya terhadap pergantian pemain Tuchel. Ikon Manchester United ini adalah salah satu dari beberapa komentator terkemuka yang mengkritik pengambilan keputusan pelatih asal Jerman tersebut.

Baca Juga: Nicolas Tagliafico Tegaskan Mental Pantang Menyerah Timnas Argentina saat Kalahkan Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026

“Kami telah hancur,” kata Rooney yang kecewa di BBC. “Itu dimulai dari manajer dan keputusan yang dia buat. Terlalu pasif."

“Melawan tim ini, juara dunia, Anda tidak akan lolos begitu saja. Ini adalah ujian terbesar dan kami telah gagal."

“Saya merasa perubahan yang kami lakukan saat skor 1-0, bahwa jika Argentina mencetak gol, kami tidak akan sampai ke babak perpanjangan waktu.”

Tuchel Menjelaskan Pergantian Pemain

Ditanya tentang pergantian pemainnya yang dipertanyakan setelah pertandingan, Tuchel berkata: "Saya juga melakukan pergantian pemain ofensif di pertandingan terakhir, kami hanya mencoba membantu para pemain. Kami langsung kebobolan (peluang) dan kami memutuskan untuk menggunakan formasi lima bek karena celahnya terlalu terbuka."

"Mereka memenangkan setiap duel udara, mereka terus melakukan umpan silang, jadi kami beralih ke formasi lima bek untuk menutup celah di dalam dan menjadi kuat di udara."

Baca Juga: Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026

“Tepat setelah gol kami, tanpa pergantian pemain, kami kebobolan terlalu banyak umpan silang dan terlalu banyak peluang, jadi kami mencoba membantu."

"Tentu saja, tanggung jawab ada pada pelatih dan jika tidak berjalan dengan baik, mudah untuk mengatakan itu salah."

FA Membuat Keputusan Mengenai Masa Depan Tuchel

Di tengah beberapa seruan agar Tuchel diganti setelah Inggris tersingkir dari Piala Dunia, keputusan FA tentang apakah akan mempertahankan pelatih kepala saat ini telah terungkap.

Sumber mengatakan kepada ESPN bahwa Tuchel akan tetap menjadi manajer Inggris hingga Euro 2028 setelah mempertahankan dukungan dari FA.

Baca Juga: Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Harry Kane Soroti Kelemahan Inggris dan Tegaskan Belum Berencana Pensiun

Tuchel menandatangani perpanjangan kontrak dua tahun sebelum Piala Dunia dan FA ingin pelatih berusia 52 tahun itu tetap bertahan, meskipun gagal meraih trofi paling bergengsi di dunia sepak bola untuk kedua kalinya dalam sejarah mereka.

"Sangat menyedihkan bisa begitu dekat," kata kepala eksekutif FA, Mark Bullingham, dalam sebuah pernyataan.

"Para pemain dan Thomas telah memberikan segalanya hari ini dan skuad, pelatih, dan staf telah bekerja sangat keras selama turnamen. Saya ingin berterima kasih kepada mereka semua dan juga menyampaikan terima kasih yang tulus kepada para penggemar kami yang luar biasa di AS dan di rumah. Kami merasakan dukungan Anda di setiap langkah dan kami semua sangat kecewa karena tidak bisa melangkah lebih jauh."

Inggris asuhan Tuchel sekarang akan menghadapi Prancis di Stadion Miami pada Sabtu (18/7) waktu setempat. Mereka berharap mengamankan tempat ketiga dalam pertandingan perebutan 'Medali Perunggu'.

"Tidak satu pun dari para pemain ini, tidak satu pun dari para pemain Prancis ingin memainkan pertandingan ini," aku Tuchel. "Mereka ingin bermain di final. Kami telah memberikan segalanya untuk berada di final. Semua orang bermain untuk memenangkan Piala Dunia, tetapi begitulah adanya."

EDITOR: Edi Yulianto