← Beranda
Tim Afrika Ini Jadi Satu-satunya yang Tak Bisa Dikalahkan Spanyol dan Argentina dalam 90 Menit di Piala Dunia 2026
Muhammad Imaduddin Suria SaputraKamis, 16 Juli 2026 | 23.36 WIB
Timnas Tanjung Verde. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Ada satu hal menarik terkait dua finalis Piala Dunia 2026, Spanyol dan Argentina. Kedua tim yang akan berlaga di laga puncak tersebut, tidak bisa mengalahkan satu tim Afrika yang sama dalam waktu normal di edisi tahun ini.

Tanjung Verde harus merasa bangga karena baik Spanyol maupun Argentina tidak mampu mengalahkan mereka dalam waktu normal di Piala Dunia 2026.

Tanjung Verde yang menjadi debutan di ajang ini langsung bertemu juara Eropa Spanyol di matchday 1 Grup H. Diprediksi akan menelan kekalahan dengan skor besar, nyatanya wakil Afrika mampu menahan imbang sang lawan tanpa gol.

Baca Juga: Bedah Gaya Main Spanyol vs Argentina! Final Piala Dunia 2026 Janjikan Pertunjukan Terbaik

Penjaga gawang Vozinha menjadi pahlawan dengan melakukan tujuh penyelamatan sekaligus membawa namanya dikenal masyarakat dunia. Mantan rekan satu tim Witan Sulaeman di klub Slovakia AS Trencin bahkan saat ini menjadi kiper dengan jumlah pengikut terbanyak di Instagram (29,3 juta) mengalahkan nama besar seperti Manuel Neuer hingga Iker Casillas.

Kejutan tak berhenti sampai di situ, Tanjung Verde juga mampu untuk pertama kalinya melaju ke fase knockout Piala Dunia. Namun lagi-lagi lawan kuat menanti yakni juara bertahan Argentina pada babak 32 besar.

Baca Juga: Bukan Argentina atau Brasil! Ternyata Negara Ini Paling Sering Tampil di Final Piala Dunia

Diprediksi bakal menang mudah, Argentina justru kesulitan dengan skor akhir 1-1 menutup waktu 90 menit. Pada babak extra time, Enzo Fernandez dan rekan kembali unggul, namun lagi-lagi mampu disamakan oleh Tanjung Verde. Akhirnya, Argentina meraih kemenangan sulit melalui own goal pemain belakang lawan sehingga skor akhir 3-2 untuk kemenangan La Albiceleste.

Siapapun yang nantinya keluar sebagai juara Piala Dunia 2026, baik Spanyol maupun Argentina, tim nasional Tanjung Verde patut berbangga sebab kedua negara finalis tersebut tak mampu mengalahkan mereka dalam waktu normal 90 menit.

EDITOR: Banu Adikara