JawaPos.com - Lautaro Martinez ternyata sudah memiliki firasat akan menjadi pahlawan Argentina saat menghadapi Inggris. Striker Inter Milan itu bahkan sempat mengatakan kepada Alexis Mac Allister bahwa dirinya akan mencetak gol penentu kemenangan.
Argentina menang dramatis 2-1 atas Inggris di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Kamis (16/7) dini hari WIB. Tim asuhan Lionel Scaloni sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Anthony Gordon pada menit ke-55.
Namun, Argentina membalikkan keadaan pada menit-menit akhir melalui gol Enzo Fernandez (85') dan Lautaro Martinez (90+2'). Kedua gol tersebut lahir berkat assist Lionel Messi.
Lautaro sendiri baru masuk pada menit ke-81 menggantikan Nicolas Tagliafico. Meski hanya bermain singkat, penyerang berusia 28 tahun itu langsung menjadi pembeda sekaligus memastikan kemenangan Argentina.
"Saya memimpikan gol itu, sungguh. Saya bilang kepada Alexis (Mac Allister) bahwa saya akan mencetak gol. Saya mengatakan kepadanya bahwa saya akan masuk sebagai pemain pengganti dan menjadi penentu kemenangan. Dan ternyata kesempatan itu benar-benar datang kepada saya," ujar Lautaro Martinez, dikutip dari laman FIFA, Kamis (16/7/2026).
Gol Enzo Fernandez Jadi Titik Balik
Lautaro menilai gol Enzo Fernandez menjadi momentum yang mengubah jalannya pertandingan. Gol tersebut membuat permainan Argentina lebih tenang dan meningkatkan kepercayaan diri seluruh pemain.
"Enzo juga mencetak gol yang luar biasa. Sekarang, setelah lebih tenang, saya bisa mengatakan bahwa tim ini sekali lagi menunjukkan kualitas yang kami miliki," katanya.
Baca Juga: Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026, Pertama Kali Juara Euro dan Copa America Bertemu
Sebut Inggris Kehabisan Tenaga
Menurut Lautaro, para pemain Inggris mulai kehilangan tenaga ketika pertandingan memasuki menit-menit krusial. Setelah menekan sepanjang satu jam pertama, The Three Lions dinilai tidak lagi mampu mempertahankan intensitas permainan.
"Mereka kelelahan. Mereka menekan kami selama sekitar 60 menit. Setelah itu mereka sudah kehabisan tenaga. Mereka mulai bertahan setelah mencetak gol," jelasnya.
Situasi tersebut membuat Argentina mampu menguasai permainan hingga akhirnya membalikkan keadaan.
"Hal itu justru membuat kami lebih tenang dalam mengalirkan bola. Kami melebarkan permainan, dan pada akhirnya berhasil mencetak dua gol. Kini, setelah tiga setengah tahun, kami kembali tampil di final Piala Dunia," tutur Lautaro.
Tantang Spanyol di Final
Kemenangan atas Inggris mengantarkan Argentina ke final Piala Dunia 2026. Pada partai puncak, La Albiceleste akan menghadapi Spanyol yang sebelumnya mengalahkan Prancis dengan skor 2-0.
Pertandingan final akan berlangsung di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7) WIB.
Laga tersebut juga mencatat sejarah baru karena untuk pertama kalinya final Piala Dunia mempertemukan juara bertahan Euro dan Copa America. Spanyol datang sebagai juara Euro 2024, sedangkan Argentina merupakan juara Copa America 2024 sekaligus juara bertahan Piala Dunia.