JawaPos.com - Semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol sudah memanas bahkan sebelum sepak mula dilakukan. Adu komentar mulai bermunculan setelah bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, melontarkan pernyataan penuh percaya diri yang langsung mendapat respons dari kubu Les Bleus.
Melansir Sports Mole, usai membawa Spanyol menyingkirkan Belgia di babak perempat final, Yamal mengirim pesan tegas kepada calon lawannya.
"Kami mengalahkan Prancis dalam dua pertemuan terakhir kami. Jika Prancis harus takut pada siapa pun, itu adalah kami. Kita lihat saja apa yang terjadi, tetapi kami tidak takut."
Pernyataan tersebut langsung menjadi sorotan menjelang laga semifinal yang diprediksi berlangsung sengit.
Baca Juga: 3 Momen Kontroversial dalam Sejarah Duel Inggris vs Argentina di Piala Dunia
Konate: Kami Tidak Takut kepada Siapa Pun
Bek Prancis, Ibrahima Konate, menjadi pemain pertama yang menanggapi psywar dari Yamal. Pemain yang baru menyelesaikan kepindahannya ke Real Madrid itu menegaskan bahwa timnya tidak terlalu memikirkan komentar lawan dan lebih fokus mempersiapkan pertandingan.
"Sejujurnya, kami belum mendengar apa yang dikatakan. Kami tidak perlu takut pada siapa pun. Kami harus tetap rendah hati dan tidak terjebak, terutama pada tahap kompetisi ini," katanya.
"Dia bisa mengatakan apa pun yang dia mau. Kami akan mencoba mempersiapkan diri sebaik mungkin, dan pada akhirnya, kita akan melihat siapa yang keluar sebagai pemenang."
Konate juga mengingatkan rekan-rekannya agar tidak larut dalam perang urat saraf menjelang pertandingan, karena fokus utama tetap berada di atas lapangan.
Baca Juga: La Roja Unggul 7 Kemenangan! Rekor 10 Pertemuan Prancis vs Spanyol Jelang Semifinal Piala Dunia 2026
Maxence Lacroix Pilih Tetap Fokus
Senada dengan Konate, Maxence Lacroix juga enggan menanggapi terlalu jauh komentar Yamal. Bek Crystal Palace itu mengakui kualitas Spanyol, tetapi menegaskan Prancis datang dengan ambisi besar untuk meraih kemenangan.
"Saya tidak akan mengatakan kami takut. Kami menyadari kualitas kami dan kami tahu bahwa Spanyol juga memiliki skuad yang sangat bagus dan sedang menjalani turnamen yang hebat. Kami memainkan setiap pertandingan untuk menang dan tujuan kami, tentu saja, adalah untuk menang. Kami akan fokus pada hal itu."
Bagi Prancis, kemenangan atas Spanyol akan membawa mereka ke final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun, sebuah pencapaian yang akan semakin mengukuhkan era sukses Didier Deschamps.
Spanyol Punya Modal Rekor Positif
Meski Prancis datang sebagai salah satu favorit juara, catatan pertemuan terbaru justru berpihak kepada Spanyol.
La Roja sukses mengalahkan Les Bleus 5-4 di UEFA Nations League dalam laga yang memperlihatkan dominasi tim asuhan Luis de la Fuente.
Sebelumnya, pada semifinal Euro 2024, Spanyol juga berhasil membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal lebih dulu. Gol Lamine Yamal dan Dani Olmo memastikan kemenangan 2-1 sebelum akhirnya mereka keluar sebagai juara Eropa usai mengalahkan Inggris di final.
Kini, kedua raksasa Eropa kembali dipertemukan di panggung terbesar sepak bola dunia. Dengan sejarah, kualitas skuad, dan perang komentar yang sudah lebih dulu memanaskan suasana, duel Prancis kontra Spanyol dipastikan menjadi salah satu laga paling dinantikan di Piala Dunia 2026.
Pemenang pertandingan ini akan melangkah ke final untuk menghadapi Inggris atau Argentina dalam perebutan trofi paling bergengsi di sepak bola dunia.