← Beranda
Aksi Gemas Adik Lamine Yamal Viral Lagi Saat Spanyol Singkirkan Belgia di Perempat Final Piala Dunia 2026
Andre Rizal HanafiSabtu, 11 Juli 2026 | 23.48 WIB
Adik Lamine Yamal disorot dalam laga Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Belgia tak hanya menyajikan drama hingga menit-menit akhir.

Di balik kemenangan 2-1 La Furia Roja, ada satu sosok kecil yang kembali mencuri perhatian publik, yakni Keyne, adik kandung Lamine Yamal.

Bocah berusia tiga tahun itu kembali menjadi perbincangan di media sosial setelah aksinya terekam kamera stadion saat merayakan kemenangan Spanyol.

Ekspresi polos dan tingkah lucunya sukses mengundang senyum para suporter yang hadir di Stadion SoFi, Los Angeles, maupun penonton yang menyaksikan pertandingan dari layar kaca.

Baca Juga: Prediksi Skor Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: Tembok Tebal La Roja Bakal Sulitkan Setan Merah!

Momen tersebut terjadi tak lama setelah Spanyol memastikan tiket ke semifinal Piala Dunia 2026. Kamera stadion menyorot Keyne yang berada di tribun penonton.

Dengan penuh semangat ia melambaikan tangan ke arah kamera, lalu menjulurkan lidah ketika wajahnya muncul di layar raksasa stadion.
Aksi sederhana itu langsung menyebar luas di berbagai platform media sosial.

Banyak penggemar sepak bola menganggap Keyne sebagai salah satu "bintang kecil" sepanjang perjalanan Spanyol di Piala Dunia tahun ini.

Baca Juga: Kabar Baik untuk Fans Inggris! Declan Rice dan Marc Guehi Siap Tempur Hadapi Norwegia di Piala Dunia 2026

Lamine Yamal yang melihat tayangan tersebut dari lapangan tampak tersenyum. Seusai pertandingan, pemain berusia 18 tahun itu mengungkapkan bahwa sang adik ternyata sudah memberi tahu dirinya mengenai selebrasi tersebut.

Menurut Yamal, sehari sebelum pertandingan Keyne sempat menghubunginya dan mengatakan bahwa dirinya akan menjulurkan lidah jika kamera stadion menyorotnya.

Pengakuan itu membuat banyak penggemar semakin terhibur karena aksi tersebut memang sudah direncanakan oleh bocah berusia tiga tahun itu.

Ini bukan kali pertama Keyne menjadi sorotan selama Piala Dunia 2026. Pada babak 32 besar saat Spanyol mengalahkan Australia, ia juga sempat viral berkat selebrasi penuh semangat yang tertangkap kamera siaran televisi.

Sejak saat itu, banyak suporter mulai menantikan kemunculan adik Yamal di setiap pertandingan Spanyol.

Baca Juga: Modal Jegal Erling Haaland! Anthony Gordon Bongkar Mentalitas 10 Pemain Inggris Usai Tumbangkan Meksiko di Azteca

Di sisi lain, kemenangan atas Belgia menjadi langkah penting bagi Spanyol untuk terus menjaga peluang meraih gelar juara dunia.

Tim asuhan Luis de la Fuente sempat unggul lebih dulu melalui Fabian Ruiz sebelum Belgia membalas lewat sundulan Charles De Ketelaere.

Pertandingan berjalan sengit hingga memasuki menit-menit akhir. Ketika laga tampak akan berlanjut ke babak tambahan, Mikel Merino kembali menjadi pembeda.

Gelandang Arsenal tersebut memanfaatkan kesalahan kiper pengganti Belgia, Senne Lammens, untuk mencetak gol kemenangan dan memastikan Spanyol melangkah ke semifinal.

Baca Juga: Jelang Inggris vs Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026, Pusat Media Three Lions Digegerkan Gangguan Keamanan

Meski tidak mencetak gol ataupun memberikan assist, Lamine Yamal tetap menjadi salah satu pemain yang mendapat sorotan sepanjang pertandingan. Kecepatannya di sisi sayap terus merepotkan pertahanan Belgia dan membuka ruang bagi rekan-rekannya.

Namun setelah peluit panjang berbunyi, perhatian publik justru beralih kepada Keyne. Banyak warganet memberikan komentar positif terhadap tingkah lucu bocah tersebut.

Sebagian bahkan menyebut Keyne sebagai "maskot keberuntungan" Spanyol karena selalu hadir dalam momen kemenangan tim.

Kisah hangat antara Lamine Yamal dan sang adik pun menjadi warna tersendiri di tengah panasnya persaingan Piala Dunia 2026.

Di saat para pemain berjuang di atas lapangan, kehadiran keluarga di tribun memberikan dukungan emosional yang tak kalah penting.

Dan bagi Keyne, cukup dengan senyum, lambaian tangan, serta juluran lidahnya, ia berhasil mencuri perhatian jutaan pencinta sepak bola di seluruh dunia.

EDITOR: Banu Adikara