JawaPos.com - Inggris berhasil melangkah ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Meksiko dengan skor 3-2.
Meski berpeluang bertemu Argentina di semifinal, pelatih Thomas Tuchel memilih meredam euforia dan meminta timnya fokus menghadapi Norwegia lebih dulu.
Langkah Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 terus berlanjut. The Three Lions memastikan tempat di babak perempat final usai mengalahkan Meksiko dengan skor 3-2 dalam laga 16 besar yang berlangsung sengit.
Kemenangan tersebut membuka peluang bagi Inggris untuk kembali melangkah ke empat besar.
Baca Juga: Jude Bellingham Ungkap Momen Sulit Timnas Inggris Kalahkan Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026
Namun, sebelum memikirkan semifinal, pasukan Thomas Tuchel masih harus melewati ujian berat saat menghadapi Norwegia yang tampil mengejutkan setelah menyingkirkan Brasil.
Jika mampu mengatasi Erling Haaland dan kolega, Inggris berpotensi menghadapi pemenang antara Kolombia, Swiss, Mesir, atau Argentina. Skenario yang paling banyak dibicarakan adalah kemungkinan duel klasik Inggris kontra Argentina di semifinal.
Meski demikian, Tuchel memilih tidak larut dalam berbagai spekulasi tersebut. Pelatih asal Jerman itu menegaskan bahwa seluruh fokus tim saat ini hanya tertuju pada pertandingan terdekat.
Baca Juga: Timnas Meksiko Tumbang dari Inggris di 16 Besar Piala Dunia 2026, Erik Lira: Kami Kalah Terhormat
"Hari ini kami hanya ingin menikmati keberhasilan lolos ke perempat final. Sebelum memikirkan semifinal, kami masih harus memainkan pertandingan perempat final. Mulai besok kami akan fokus pada laga berikutnya," kata Tuchel usai pertandingan.
Pernyataan tersebut menunjukkan pendekatan realistis yang diterapkan mantan pelatih Chelsea dan Bayern Munchen itu.
Baginya, membahas calon lawan di semifinal hanya akan mengganggu konsentrasi tim yang masih memiliki pekerjaan besar di depan mata.
Selain memastikan tiket ke delapan besar, kemenangan atas Meksiko juga memiliki nilai sejarah bagi Inggris.
The Three Lions akhirnya kembali meraih kemenangan di Stadion Azteca setelah penantian selama empat dekade.
Laga terakhir Inggris di stadion legendaris tersebut terjadi pada Piala Dunia 1986. Saat itu mereka harus mengakui keunggulan Argentina dengan skor 1-2 dalam pertandingan yang dikenang lewat dua gol ikonik Diego Maradona, termasuk "Hand of God" dan gol solo yang kemudian disebut sebagai "Goal of the Century".
Karena sejarah panjang tersebut, setiap peluang pertemuan Inggris dan Argentina di ajang Piala Dunia selalu menghadirkan perhatian besar dari publik sepak bola dunia.
Namun, peluang itu masih jauh dari kata pasti. Inggris terlebih dahulu harus melewati Norwegia yang sedang berada dalam performa impresif.
Tim Skandinavia datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah berhasil mengakhiri langkah Brasil di babak 16 besar.
Baca Juga: Tuchel Evaluasi Gaya Permainan Inggris meski Melaju ke Perempat Final
Di sisi lain, Argentina juga belum mengamankan tiket ke perempat final. Tim asuhan Lionel Scaloni masih dijadwalkan menghadapi Mesir pada babak 16 besar.
Kemenangan menjadi syarat mutlak bagi Lionel Messi dan rekan-rekannya jika ingin menjaga peluang bertemu Inggris di semifinal.
Dengan situasi tersebut, Tuchel memilih mengambil langkah yang lebih bijak. Alih-alih membahas kemungkinan duel melawan Argentina, ia ingin para pemainnya tetap fokus menghadapi tantangan terdekat.
Pendekatan itu menjadi sinyal bahwa Inggris tidak ingin mengulangi kesalahan banyak tim yang terlalu cepat memikirkan babak berikutnya.
Di Piala Dunia, setiap pertandingan adalah final, dan Norwegia dipastikan akan menjadi lawan yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
Apabila Inggris mampu melewati rintangan tersebut dan Argentina juga berhasil lolos dari jalurnya, barulah salah satu rivalitas paling bersejarah dalam sepak bola dunia kembali tersaji di panggung Piala Dunia 2026.