← Beranda
Lucas Herrington Buka Suara usai Australia Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Gagal Penalti Lawan Mesir
Antonius Oskarianto AdurMinggu, 5 Juli 2026 | 06.32 WIB
Bek timnas Australia Lucas Herrington. (Dok. Lucas Herrington)

JawaPos.com - Bek muda Timnas Australia, Lucas Herrington, berusaha menerima dengan lapang dada kegagalan mengeksekusi penalti saat Socceroos disingkirkan Mesir pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Bek berusia 18 tahun itu mengaku sudah berlatih penalti sepanjang pekan sebelum akhirnya gagal pada momen paling menentukan saat Australia tersingkir dari Piala Dunia 2026.

Australia harus mengakhiri perjalanannya setelah kalah 2-4 dalam adu penalti usai bermain imbang 1-1 selama 120 menit di AT&T Stadium, Sabtu (4/7). Herrington menjadi salah satu eksekutor yang gagal menjalankan tugasnya.

Sudah Berlatih, Tetapi Gagal di Momen Terbesar

Herrington mengungkapkan dirinya sebenarnya tampil percaya diri karena selalu berhasil mengeksekusi penalti selama sesi latihan.

"Jelas, ini sulit. Ini bagian dari permainan. Saya berhasil mengeksekusi penalti sepanjang pekan, saya percaya diri. Sayangnya saya gagal, tetapi itu bagian dari permainan," ujar Herrington kepada SBS News.

Bek Colorado Rapids itu mengakui kegagalan tersebut terasa sangat menyakitkan karena terjadi di panggung terbesar dalam kariernya.

"Ini turnamen terbesar tahun ini. Mungkin ini momen terbesar dalam hidup saya, dan saya gagal. Saya hanya perlu mengandalkan dukungan orang-orang di sekitar saya dan kembali bekerja," katanya.

Baca Juga: Prediksi Skor Brasil vs Norwegia: Bursa Taruhan Dunia Jagokan Selecao, Opta Beri Peluang Menang 53,6 Persen

Yakin Karier Masih Panjang

Meski kecewa, pemain berusia 18 tahun itu menegaskan tidak ingin larut dalam kegagalan.

Menurut Herrington, pengalaman pahit di Piala Dunia 2026 justru menjadi pelajaran berharga untuk perjalanan kariernya.

"Saya berusia 18 tahun. Karier saya masih panjang, dan saya rasa ini hanyalah rintangan besar pertama dalam karier saya," ujarnya.

Tetap Tampil Solid

Di balik kegagalannya dalam adu penalti, Herrington sebenarnya tampil cukup solid sepanjang pertandingan.

Berdasarkan data FotMob, bek muda tersebut mencatatkan empat sapuan dan empat duel udara yang dimenangi selama bermain penuh hingga 120 menit.

Penampilan itu menunjukkan Herrington tetap menjadi salah satu pemain terbaik Australia meski harus menelan kekecewaan pada akhir pertandingan.

Baca Juga: Prediksi Skor Prancis vs Paraguay: Bursa Taruhan Jagokan Les Bleus, Opta Catat Peluang Menang 79,7 Persen!

EDITOR: Hendra