JawaPos.com - Timnas Inggris mempersiapkan diri dengan sangat detail menjelang laga menghadapi Meksiko di Estadio Azteca pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Pelatih Thomas Tuchel bersama stafnya menyusun berbagai langkah untuk meminimalkan keuntungan yang dimiliki tuan rumah, baik dari sisi teknis maupun faktor di luar lapangan.
Menurut laporan ESPN, Inggris memilih kembali ke Kansas City setelah pertandingan sebelumnya melawan RD Kongo.
Baca Juga: Mengenal Estadio Azteca, Kuburan bagi Inggris saat Menghadapi Meksiko di Piala Dunia 2026
Keputusan tersebut diambil agar tim tetap berada di lingkungan yang sudah mereka kenal sebelum terbang ke Meksiko pada Jumat, atau hanya dua malam sebelum pertandingan berlangsung.
Strategi itu bukan tanpa alasan. Tuchel ingin para pemain tetap fokus dan menghindari gangguan yang bisa memengaruhi kondisi fisik maupun mental mereka menjelang laga penting.
Selain pengaturan jadwal perjalanan, lokasi hotel tempat menginap skuad Inggris juga dirahasiakan. Laporan GB News menyebutkan bahwa identitas hotel sengaja tidak dipublikasikan demi menghindari gangguan dari suporter.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Inggris Ditantang Rekor Tangguh Meksiko di Estadio Azteca yang Sulit Ditaklukkan
Langkah ini diambil setelah pengalaman yang dialami Ekuador sebelumnya. Saat menghadapi Meksiko, para pemain Ekuador dikabarkan mendapat gangguan berupa suara klakson dan pesta kembang api di sekitar hotel sehingga waktu istirahat mereka tidak berjalan maksimal.
Untuk memastikan seluruh pemain bisa tidur dengan nyaman, tim medis Inggris juga menyiapkan mesin white noise yang berfungsi meredam suara bising dari luar.
Selain itu, para pemain juga diberikan suplemen dan obat-obatan alami yang membantu meningkatkan kualitas istirahat.
Meski berbagai aspek telah dipersiapkan dengan matang, Tuchel mengakui ada satu hal yang sulit diantisipasi, yaitu faktor ketinggian Estadio Azteca.
Stadion legendaris yang berada di Kota Meksiko itu berdiri di ketinggian sekitar 2.200 meter di atas permukaan laut.
Kondisi tersebut membuat kadar oksigen lebih rendah dibandingkan stadion pada umumnya, sehingga pemain yang tidak terbiasa berpotensi lebih cepat mengalami kelelahan.
Tuchel menilai waktu persiapan yang dimiliki Inggris tidak cukup untuk beradaptasi dengan kondisi tersebut.
"Beradaptasi dengan ketinggian dalam empat hari itu tidak mungkin. Ini keuntungan besar bagi Meksiko," ujar pelatih asal Jerman tersebut.
Keunggulan bermain di Azteca memang sudah lama dikenal dalam dunia sepak bola. Selain atmosfer penonton yang sangat kuat, kondisi geografis stadion kerap menjadi tantangan bagi tim tamu, terutama yang berasal dari negara dengan dataran rendah.
Baca Juga: Declan Rice Akui Tak Nyaman Jadi Bek Kanan Inggris
Karena itu, Inggris memilih memaksimalkan semua faktor yang masih bisa mereka kendalikan. Mulai dari jadwal perjalanan, pola istirahat pemain, hingga menjaga kerahasiaan lokasi menginap dilakukan agar para pemain dapat tampil dalam kondisi terbaik.
Kini, tantangan sesungguhnya akan dimulai saat peluit pertandingan dibunyikan. Inggris berharap persiapan matang yang mereka lakukan mampu membantu menghadapi tekanan besar dari Meksiko di Estadio Azteca dan menjaga peluang melangkah ke perempat final Piala Dunia 2026.