← Beranda
Timnas Inggris Rayakan Kemenangan dengan Wonderwall, BBC Justru Banjir Kritik dari Para Penonton
Andre Rizal HanafiJumat, 3 Juli 2026 | 14.31 WIB
Timnas Inggris berkumpul di hadapan para penggemar usai lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Kemenangan Timnas Inggris atas Republik Demokratik Kongo pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi sorotan karena hasil pertandingan.

Ada satu momen emosional setelah laga yang justru memicu perdebatan di kalangan penggemar sepak bola.

Inggris memastikan langkah ke babak 16 besar usai menang dramatis 2-1 atas RD Kongo di Atlanta.

Setelah peluit panjang dibunyikan, para pemain tidak langsung meninggalkan lapangan. Mereka berkumpul di depan tribun suporter, berdiri saling merangkul, lalu bersama-sama menyanyikan lagu 'Wonderwall' milik Oasis yang menggema dari ribuan pendukung.

Baca Juga: Prediksi Skor Argentina Vs Tanjung Verde di 32 Besar Piala Dunia 2026: Lionel Messi dkk Bakal Hentikan Kisah Dongeng Blue Sharks

Suasana tersebut menjadi simbol kedekatan antara para pemain dan suporter. Ribuan fans yang memadati stadion kompak menyanyikan lagu yang dalam beberapa pekan terakhir identik dengan perjalanan Inggris di Piala Dunia 2026.

Namun, momen yang dinilai spesial itu ternyata tidak bisa dinikmati sepenuhnya oleh penonton televisi.

Dalam siaran BBC, gambar para pemain yang bernyanyi bersama suporter memang tetap ditampilkan. Sayangnya, suara atmosfer stadion tertutup oleh obrolan para pembawa acara dan analis yang masih membahas jalannya pertandingan.

Baca Juga: Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Magis Mohamed Salah Hantui Perjuangan Wakil Asia Terakhir

Presenter Mark Chapman bersama Wayne Rooney, Micah Richards, dan Joe Hart terus memberikan ulasan pascalaga ketika nyanyian 'Wonderwall' menggema di seluruh stadion.

Akibatnya, penonton televisi hanya bisa melihat gambar tanpa benar-benar merasakan suasana yang terjadi di lapangan.

Keputusan tersebut langsung menuai kritik dari banyak pendukung Inggris di media sosial. Mereka menilai BBC seharusnya memberi kesempatan beberapa saat agar penonton dapat menikmati atmosfer kemenangan yang sedang dirayakan para pemain bersama suporter.

Sejumlah komentar bermunculan di platform X. Banyak yang mengaku kecewa karena momen kebersamaan tersebut justru tertutup pembahasan para pundit.

Salah seorang penggemar menyebut BBC telah menghilangkan salah satu momen terbaik setelah pertandingan.

Baca Juga: Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Lionel Messi dan Vozinha Menuju 16 Besar

Menurutnya, publik lebih ingin mendengar ribuan suporter menyanyikan Wonderwall dibandingkan analisis pertandingan yang masih bisa dilakukan beberapa menit kemudian.

Komentar senada juga datang dari pendukung lainnya. Mereka berharap siaran langsung pertandingan sepak bola dapat lebih mengutamakan suasana stadion, terutama ketika terjadi momen emosional seperti yang diperlihatkan para pemain Inggris.

Bagi sebagian besar pendukung, 'Wonderwall"' kini bukan lagi sekadar lagu. Lagu tersebut perlahan berubah menjadi bagian dari identitas Timnas Inggris selama tampil di Piala Dunia 2026.

Baca Juga: Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika

Setiap kemenangan Inggris hampir selalu diikuti dengan nyanyian massal dari tribun penonton. Para pemain pun terlihat menikmati tradisi baru tersebut dengan ikut bernyanyi bersama para suporter setelah pertandingan berakhir.

Bahkan, media Inggris The Sun sebelumnya telah mengampanyekan agar Wonderwall dijadikan lagu kebanggaan tidak resmi Timnas Inggris di Piala Dunia. Kampanye itu juga mendapat dukungan dari Noel Gallagher, salah satu personel Oasis.

Sementara itu, BBC belum memberikan tanggapan resmi terkait kritik yang muncul dari para penonton.

Terlepas dari polemik tersebut, kemenangan atas RD Kongo menjadi modal penting bagi skuad asuhan Thomas Tuchel untuk melanjutkan perjalanan di Piala Dunia 2026.

Inggris kini bersiap menghadapi tantangan berikutnya dengan kepercayaan diri tinggi setelah berhasil melewati laga yang tidak mudah.

Di sisi lain, momen menyanyikan 'Wonderwall' bersama ribuan suporter dipastikan akan tetap dikenang sebagai salah satu perayaan paling berkesan Inggris sepanjang turnamen.

Meski penonton televisi tidak dapat menikmati atmosfernya secara utuh, rekaman momen tersebut telah beredar luas di media sosial dan mendapat respons positif dari para penggemar sepak bola di berbagai negara.

EDITOR: Banu Adikara